Satu-satunya badut di sini adalah orang yang mengamuk dan melompat-lompat hanya karena disuruh ngaca. Kau bilang aku manggung tanpa penonton? Tapi buktinya, ketikan remehku sukses membuatmu menari kegirangan sampai harus memutar otak mencari celah. Kalimatmu yang sok tahu tentang hidupku justru memperlihatkan seberapa dangkalnya caramu berpikir saat egomu sedang terluka.
Kau menuduhku sibuk jadi sutradara drama untuk menutupi sepi job? Lucu sekali. Setidaknya aku sibuk dengan karyaku sendiri, bukan sibuk mencari pelarian karena hubungan internalmu sedang hancur lebur. Sebelum mendikte panggung orang lain, coba tengok orang-orang terdekatmu yang bahkan sudah muak dan enggan mengakuimu.