Aku lebih berhak buat nentuin gimana ceritaku seharusnya berjalan, kalau emang nggak sreg, silahkan cari cerita lain yang menurut kalian sesuai sama apa yang kalian pengenin.
Komentar-komentar protes yang menurutku sama sekali nggak bermanfaat buat pengembangan ceritaku, bakalan aku hapus.
Buat kalian yang kebanyakan nuntut, coba dipikir sekali lagi, apa aku pernah nuntut atau ngemis ke kalian buat ngevote dan menghargai kerja kerasku? Aku sadar, semua ceritaku nggak terlalu wah atau sebanding sama keluhanku ini, tapi yang namanya manusia punya titik kesabaranya sendiri-sendiri.
Aku bukan orang yang anti kritik, silahkan berkomentar, tapi janga campuri urusanku dalam pembuatan alur. Kalian nggak punya hak untuk itu.
Belajar bersyukur, aku selalu ngusahain update setiap hari, biar kalian nggak pernah ngerasain apa itu yang namanya nunggu.
Kalian duluan yang mulai, jangan salahin aku kalau cerita itu bakalan mangkrak tanpa adanya niat buat ngelanjutin.
Aku selalu berterima kasih, sama orang-orang yang udah mau menghargai setiap kata dari tulisanku. Tanpa kalian, ceritaku mungkin nggak bisa jalan sampai sejauh ini.
Jangan hanya karena segelintir orang, aku jadi ngecewain banyak orang yang bener-bener paham apa itu "cara menghargai".
Dimanapun kalian berada, semoga sehat selalu ^^