tantrifebrianti_

Kata orang, tidak ada persahabatan antara pria dan wanita tanpa adanya ketertarikan di dalamnya, entah dari salah satu pihak ataupun keduanya.
          	
          	Gamila Ecclesia mulai menyukai Nagara Aulion Ephraim semenjak mereka duduk di bangku SMA. 
          	Perkenalan mereka sendiri di mulai saat mereka masih berada di bangku SMP dan keduanya berada dalam kepanitiaan sebuah acara pentas seni.
          	
          	Gami dan Naga yang awalnya tidak pernah saling berbicara akhirnya mulai terbiasa menghabiskan waktu bersama, membicarakan cita-cita, keinginan, dan harapan tentang banyak hal.
          	
          	Dimana ada Gami, disana ada Naga. Dimana ada Naga, disana ada Gami.
          	
          	Tidak ada yang salah dari persahabatan keduanya, tapi mereka lupa bahwa terkadang ada hal-hal yang tidak bisa sejalan dengan keinginan kita. 
          	
          	"Hanya saja aku keliru, kalau setiap hal ada masanya. 
          	Dan saat masa itu tiba, ternyata aku--atau lebih tepatnya hatiku, tidak siap untuk itu. Sosok yang kukagumi perlahan berubah menjadi sosok yang tidak lagi kukenal, yang tidak lagi menyertakanku dalam pencapaian-pencapaian dan hal-hal yang terjadi dalam hidupnya.  
          	Nagaku tidak lagi sama" - Gamila Ecclesia
          	
          	https://www.wattpad.com/1158227413-naga-kenapa-prolog
          	
          	https://www.wattpad.com/user/tantrifebrianti_
          	https://www.wattpad.com/story/292621645

penahijrah1981

Assalaamu'alaikum,
          
          Dear Kak Febrianti Dwi Tantri, salam kenal. ❤
          Terima kasih telah berkenan Follow cerita Ummi.
          
          Kalau ada keluangan waktu, silahkan mampir baca, Votes atau komen di cerita Ummi lainnya.
          
          Semangat berkarya juga ya Kak. Sukses dan sehat selalu untuk Kakak dan keluarga. ❤
          
          Wassalaamu'alaikum.
          (Nadia)

tantrifebrianti_

Kata orang, tidak ada persahabatan antara pria dan wanita tanpa adanya ketertarikan di dalamnya, entah dari salah satu pihak ataupun keduanya.
          
          Gamila Ecclesia mulai menyukai Nagara Aulion Ephraim semenjak mereka duduk di bangku SMA. 
          Perkenalan mereka sendiri di mulai saat mereka masih berada di bangku SMP dan keduanya berada dalam kepanitiaan sebuah acara pentas seni.
          
          Gami dan Naga yang awalnya tidak pernah saling berbicara akhirnya mulai terbiasa menghabiskan waktu bersama, membicarakan cita-cita, keinginan, dan harapan tentang banyak hal.
          
          Dimana ada Gami, disana ada Naga. Dimana ada Naga, disana ada Gami.
          
          Tidak ada yang salah dari persahabatan keduanya, tapi mereka lupa bahwa terkadang ada hal-hal yang tidak bisa sejalan dengan keinginan kita. 
          
          "Hanya saja aku keliru, kalau setiap hal ada masanya. 
          Dan saat masa itu tiba, ternyata aku--atau lebih tepatnya hatiku, tidak siap untuk itu. Sosok yang kukagumi perlahan berubah menjadi sosok yang tidak lagi kukenal, yang tidak lagi menyertakanku dalam pencapaian-pencapaian dan hal-hal yang terjadi dalam hidupnya.  
          Nagaku tidak lagi sama" - Gamila Ecclesia
          
          https://www.wattpad.com/1158227413-naga-kenapa-prolog
          
          https://www.wattpad.com/user/tantrifebrianti_
          https://www.wattpad.com/story/292621645

syusyu13

Bertemu kembali dengan mantan sebagai tetangga apartemen sebelah?
          
          Bagaimana jika kalian berada di posisi Gira? Tiga tahun sudah mencoba melupakan, tetapi tiba-tiba menjadi tetangga.
          
          Yang lebih parahnya, mantannya sudah memiliki pacar baru yang sering keluar masuk apartemennya.
          
          Bagaimana pertahanan tiga tahunnya akan runtuh atau tidak?
          
          https://www.wattpad.com/story/271953540
          
          —
          Maaf jika pesan ini mengotori papan pesan mu:)
          
          

mahendra1895

Hallo, ini Biya. Khaliluna Anbiya. 
          Gadis lapuk di awal 30-an tahun yang masih enggan melepas masa lajangnya.
          
          Siapa peduli kalau orang-orang menyebutnya perawan tua? Mereka bahkan tak segan-segan menjadikan Biya sebagai pusat bisik-bisik dan perhatian.
          
          Tapi bagi Biya semua itu nggak penting. Toh gadis yang sudah menginjak umur kepala tiga itu selalu berprinsip "Selagi gue bahagia, persetan sama omongan orang."
          
          Begitulah sekiranya keyakinan teguh yang selalu Biya pegang. Lagipula nggak ada yang salah dari hidupnya. Lajang itu bukan AIB. Lajang jaman sekarang itu trendi. Right?
          
          Tapi kehidupan Biya yang terbilang aman dan bebas hambatan itu seketika jungkir balik saat Om Bagas memintanya mengisi posisi sekretaris menejer baru yang sekarang tengah kosong.
          
          "Aargh! JINGGA SIALAN!"
          
          .
          
          Askara Jingga. Bujang. 27 tahun. Songong, sombong, minus etika - dan anggap saja bisu. Tipikal bos-bos rese yang hobi menyiksa bawahan. Selalu sengit tiap kali menatap keberadaan Biya.
          
          Bagi lelaki blesteran Korea dan setengah surga itu, sosok Biya sudah seperti sumber dari segala macam masalah dan kesialan.
          
          "Kalau kamu manusia yang punya etika, kamu pasti tau namanya hukum timbal balik."
          
          Sial! Apalagi yang bisa Biya lakukan untuk mengembalikan hidupnya ke posisi semula - terbebas dari segala keruwetan ini? Kalau sepanjang hari dia harus berurusan dengan makhluk minus etika seperti Askara Jingga?
          
          Dibaca dulu gess..
          Pelan-pelan, tarik napas..
          Simpang di daftar bacaan..
          Tungguin notifikasi update..
          Siapa tau suka :)
          
          https://www.wattpad.com/story/234309515-ending-choice