Kumpulan puisi reflektif tentang doa, kehilangan, rindu, kritik sosial juga tentang jiwa yang belajar bertahan di tengah sunyi dan juga jiwa belajar untuk tumbuh untuk tetap bangkit dan menjadi versi diri yang terbaik. Setiap bait adalah ruang jeda-untuk menerima, mengikhlaskan, dan pulang pada diri sendiri.
- Pemalang, Jateng
- JoinedMarch 2, 2023
Following
Sign up to join the largest storytelling community
or
Stories by triarunika_
- 12 Published Stories
Sebelum Hujan Menghapus Jejak
3
1
1
Ziya berlari di tengah hujan membawa surat yang bisa mengubah hidupnya.
Ketika kebenaran tentang Ardi terungk...
Noda yang Kupeluk
4
0
1
Bagaimana jika luka justru menjadi tempat pulang paling nyaman?
Sebuah puisi tentang keterlenaan, kehilangan...
Saat Hidup Menjadi Angka
3
0
1
nilai manusia yang diukur dengan angka (uang), menjadikan hidup perlahan kehilangan makna.
Terjebak dalam hit...