‎Kumpulan puisi reflektif  tentang doa, kehilangan, rindu, kritik sosial juga tentang  jiwa yang belajar bertahan di tengah sunyi dan juga jiwa belajar untuk tumbuh untuk tetap bangkit dan menjadi versi diri yang terbaik. Setiap bait adalah ruang jeda-untuk menerima, mengikhlaskan, dan pulang pada diri sendiri.
  • Pemalang, Jateng
  • JoinedMarch 2, 2023

Following


Stories by triarunika_
Sebelum Hujan Menghapus Jejak  by triarunika_
Sebelum Hujan Menghapus Jejak
Ziya berlari di tengah hujan membawa surat yang bisa mengubah hidupnya. Ketika kebenaran tentang Ardi terungk...
ranking #3 in surat See all rankings
Noda yang Kupeluk by triarunika_
Noda yang Kupeluk
Bagaimana jika luka justru menjadi tempat pulang paling nyaman? Sebuah puisi tentang keterlenaan, kehilangan...
ranking #291 in overthinking See all rankings
Saat Hidup Menjadi Angka by triarunika_
Saat Hidup Menjadi Angka
nilai manusia yang diukur dengan angka (uang), menjadikan hidup perlahan kehilangan makna. Terjebak dalam hit...