‎Kumpulan puisi reflektif  tentang doa, kehilangan, rindu, kritik sosial juga tentang  jiwa yang belajar bertahan di tengah sunyi dan juga jiwa belajar untuk tumbuh untuk tetap bangkit dan menjadi versi diri yang terbaik. Setiap bait adalah ruang jeda-untuk menerima, mengikhlaskan, dan pulang pada diri sendiri.
  • Pemalang, Jateng
  • JoinedMarch 2, 2023

Following

Last Message
triarunika_ triarunika_ May 22, 2026 08:53AM
Haii guys..ada publikasi puisi terbaruu☺️Tentang bagaimana jika luka justru menjadi tempat pulang paling nyaman?Sebuah puisi tentang keterlenaan, kehilangan, dan hati yang terlalu setia pada hal-ha...
View all Conversations

Stories by Tri Astuti
Noda yang Kupeluk by triarunika_
Noda yang Kupeluk
Bagaimana jika luka justru menjadi tempat pulang paling nyaman? Sebuah puisi tentang keterlenaan, kehilangan...
ranking #277 in puisiindonesia See all rankings
Saat Hidup Menjadi Angka by triarunika_
Saat Hidup Menjadi Angka
nilai manusia yang diukur dengan angka (uang), menjadikan hidup perlahan kehilangan makna. Terjebak dalam hit...
Seindah Itu...Sesakit Itu by triarunika_
Seindah Itu...Sesakit Itu
Cinta itu indah, tapi tetap perlu batas- karena tidak semua yang kita peluk akan menghindarkan kita dari sebu...
ranking #555 in hati See all rankings