Sampai kapanpun aku akan tetap memuja peraya,tak ada yang lain,sekalipun banyak yg berpaling aku akan tetap menjadi peraya,sekalipun para pengarang tidak membuat ff peraya,aku jamin aku membaca karya lain (di luar karakter nama peraya)aku tetap membayangkan wajah peraya hahahahahaha.
Maaf ya yg ngebuat cerita lain,trus ceritanya aku baca tapi sambil menghayal peraya kekekekek