twanpoetri

Hai hai 
          	
          	Tbh aku udah ada draft untuk update tapi aku masih merasa kurang karena aku buat disela sela aku pelatihan. So tunggu dengan sabar ya :) aku akan update banyak 

twanpoetri

          Bingung karena udah lama nggak nulis 
          Sempat kepikiran Naruhina karena aku suka baca, tapi entah kenapa pas mau nulis rasanya agak aneh sendiri, hehehe.
          Akhirnya aku lebih nyaman nulis Luhan (Luffy × Hancock)—rasanya lebih ngalir dan fun buat dieksplor 
          
          Jadi untuk sementara, konten bakal lebih condong ke cerita Luhan dulu, plus sedikit sentuhan bias Korea aku. Hehehe 

akun91740

Halo kak
          Semoga sehat selalu
          Maaf mengotori wallnya.
          
          Izin promosi cerita NaruHina❤️❤️❤️
          
          Hinata menahan napas. Matanya membulat sempurna saat melihat rambut hitam itu jatuh, memperlihatkan helaian pirang di baliknya.
          
          "A-apa-apaan ini?! Rambutmu...!" jeritnya histeris, jarinya gemetar saat menunjuk pria itu. "Kenapa bisa copot?!"
          
          Namun, pria itu tak menggubris. Ia masih sibuk mengibas-ngibaskan tangannya, berusaha menyingkirkan tikus dari tubuhnya. Dengan gerakan cepat, ia juga mencopot kumis palsu yang menempel di wajahnya-tanpa menyadari reaksi yang ditimbulkan pada gadis itu.
          
          Napas Hinata tercekat. Tatapannya bergantian antara rambut dan kumis yang kini tergeletak tak berdaya di lantai. Kepalanya terasa berat, pandangannya mengabur. Tubuhnya limbung sebelum akhirnya ambruk.
          
          "Hei, gadis gila! Ada apa denganmu?!" Naruto panik, buru-buru menangkap tubuh Hinata dan menopangnya. Ia menepuk pipi gadis itu.
          
          Genre : Romance, Fantasy, Adventure,  Hurf/comfort, Mystery/Supernatural.
          
          https://www.wattpad.com/story/389923201?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=share_writing&wp_page=create&wp_uname=dhnaf0

Bulanpurnamadilangit

Hello Kak, salam kenal
          Izinkan aku memberi rekomendasi cerita nih, judulnya Cat & Boy. Ini blurb-nya yaaaa. Wisuda. Kata yang menunjukkan sebuah pencapaian luar biasa bagi seluruh mahasiswa, karena mereka telah berhasil melalui lika-liku kehidupan kampus. Seharusnya momen tersebut menjadikan Aurum Andascara, mahasiswi berwajah cantik dan ber-ipk tinggi bahagia, akan tetapi ini sebaliknya, penuh kemuraman, kesedihan, serta tangan yang bermandikan darah. Walaupun begitu, ia kepalkan erat-erat, obsidionnya memandang lekat pemandangan sungai yang tak jauh dari hadapannya. "Maaf ... maafkan aku ..." katanya dengan gemetar. Tak ada orang yang menyahut, selain suara klakson dari lalu lalang kendaraan yang melintas. Semilir angin membelai halus rambut pirang yang acak-acakan. Bukan hanya itu, sang bayu tersebut menjadikan dirinya semakin sesak, malam yang sunyi, rembulan juga malu-malu untuk melihat sosok yang tengah mengalami depresi berat. 
          "Maaf ...." 
          Setelah itu, Aurum menaiki pembatas jalan, lalu terjun bebas ke bawah sana, sungai yang deras akan air jernihnya.
          Bug ...
          Https://www.wattpad.com/story/173217135