uramarylis

uramarylis

@ uramarylis  chapter 58 , yang dulu di block trakteer, semoga yg ini enggak
Contestar

zanrayy

안녕하세요, 언니 
          Aku izin buat promosi in cerita terbaruku ya kak
          
          https://www.wattpad.com/story/393099756?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=story_info&wp_page=story_details_button&wp_uname=zanrayy
          
          Jangan lupa sebelum lanjut bab buat vote, follow dan boleh comment yaww
          Jangan lupa juga buat mampir ke ceritaku yg lain yaa
          yang mau follback bisa DM!! 
          Thankyou 

uramarylis

Lanjutan konten unconditionally part 58 yang bagian terakhir 
          
          Buat yg mau mau aja beb
          
          https://trakteer.id/manage/showcase

Ummu25213

Kak kapan up lily of the valley
Contestar

uramarylis

@ uramarylis  bisa sayang
Contestar

sailormuwn

kak take your time buat bikin cerita yg bAGUS BGT kayak unconditionally aku selalu nungguin next partnya pls aaaaa part 50 sampe part terakhir bagus bgt aku ulang2 bacanya,  suka sm konfliknya pls, mangatsss kakk

uramarylis

@ sailormuwn  gurl, thank u so much for understanding me, aku menulis itu untuk menghilangkan stress jadi jika sudah di tahap terbebani dalam menulis berarti memang perlu istirahat, thank you for sending this sweetest message♡
Contestar

uramarylis

Aku baru kembali, menulis itu bukan sesuatu yang mudah, karena terdapat perasaan yang harus diletakkan didalamnya agar yang membaca ikut merasakan apa yang terkandung didalam. Meminta maaf karena menggantung para pembaca begitu lama, terima kasih karena memberiku waktu rehat yang terbilang tidak sebentar. 

uramarylis

Hi sayang, aku kangen

thispacarnyajake

@ uramarylis  ill be yours kak
Contestar

uramarylis

@ uramarylis  lagi proses lily of the valley dulu 
Contestar

svvetcorne

@ uramarylis  lanjutin unconditionally kakk
Contestar

uramarylis

Kamu pikir itu mudah? Kamu pikir aku tidak ingin berlari ke arahmu? Tapi karena memang disini terdapat penghalang, penghalang yang memang membuat kita sama sama tak berdaya. Aku tahu kamu merasa khawatir karena memang kita berada di dalam tembok yang berbeda. Tapi ketika kita sama sama keluar dari tembok itu nantinya, kamu akan melihat jika harapan yang pernah kita nantikan tidak akan berakhir sia sia.  Tidak ada orang lain yang bisa menulis takdir kita, karena kamu adalah milikku. Dimanapun kamu berada kamu akan selalu menemui bayang bayang ku. Itu terserah kita, ketika orang lain membicarakan bagaimana seharusnya kita. Bagaimana jika kita menulis ulang takdir saja? Sebuah takdir yang hanya terdapat dunia milik kita. 
          
          
          —Anna, life after breakup 2025.