Akasara ini melukaiku dalam ketenangan yang aku idamkan dalam proses penyembuhanku, mengerti dalam lembar per lembar dari buku bersampul merah menyakitkan dikala sepasang cakrawala melihat ulang dalam genggaman kosong yang penuh dengan kehampaan. Kini aku mengerti dalam memori ini, bahwa aku tidak lebih cukup untuk menyanding satu ciptaan-Nya.
- JoinedJanuary 24, 2021
Sign up to join the largest storytelling community
or
Story by andra
- 1 Published Story
DAMAGE
25
3
1
Tidak ada, kehilangan, ditinggalkan adalah seni dalam bentuk diri yang rusak dalam kelana yang melelahkan. Me...