SivisKafa

Ketika dua cinta itu harus menyeimbangkan situasi, namun yakin bahwa di depan sana akan ada Surga abadi.
          
          Perjuangan akan segera dimulai. Tujuannya jelas, mencapai kemenangan yang hakiki.
          
          _____________
          
          Halo, kami mengundang kamu untuk ikut event HEROIC LOVE!! (⁠◍⁠•⁠ᴗ⁠•⁠◍⁠)⁠❤
          
          Sosialisasi: 1 - 5 Juli
          Publikasi: 6 Juli - 22 Agustus 
          Voting: 23 - 28 Agustus 
          Pengumuman: 31 Agustus 
          
          
          Berikut informasi lebih lanjutnya yaa~
          
          https://www.wattpad.com/story/394210566?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=share_reading&wp_page=reading&wp_uname=SivisKafa
          
          Untuk cover dan pembatas, silakan klik link di bawah ini (⁠◍⁠•⁠ᴗ⁠•⁠◍⁠)⁠❤
          
          https://bit.ly/CoverPembatas
          
          
          Terimakasih banyak!
          Xoxo ❤️

Lu_readmind

Permisi mau Promosi, boleh ya… 	
          ----	
          Kami terbangun karena suara alarm yang terus menerus.
          Aku diam sejenak memperhatikan Davi yang terburu-buru. Aku menyelimuti tubuhku sambil bersandar di kasur. Aku menunggunya mengatakan sesuatu tapi dia seperti tidak mempedulikan keberadaanku "Davi," panggilku akhirnya.  
          Dia menoleh lalu berjalan ke sebelahku untuk mengambil jam tangan dan handphone di nakas. Dia menarik nafas berat ketika mata kami bertemu pandang, caranya melihatku seperti orang putus asa. Aku masih menunggu reaksinya. "Jullie kita nggak pakai pengaman." 
          "Iya.." 
          Dia menelan ludah, menunduk sejenak, matanya memperlihatkan kegelisahan. "Jull. Maafin aku..." 
          Tiba-tiba aku bisa membaca kemana arah pembicaraan kami. Semua yang dimulai dari maaf berakhir mengecewakan!
          "Ini salah banget! Aku harap kamu bisa ngelupain malam ini." Dia menatapku sungguh-sungguh.
          Aku tidak bereaksi.
          "Aku ingin kita sepakat bahwa tidak terjadi apapun di antara kita. Kita cuma menghabiskan malam bersama. Tidak ada rasa di antara kita, benar?" 
          Aku menggigit bibir bawahku, menahan amarah dan air mata yang ingin kutumpahkan detik itu juga. Rasanya ingin berteriak untuk menjawab pertanyaannya tapi dia tidak butuh responku, dia menganggukan kepala singkat lalu berpamitan pergi.  
          Tidak ada rasa diantara kita? Tidak ada? 
          Aku tertawa dingin, tawa itu diiringi oleh air mataku. Bisa-bisanya dia memutuskan sendiri bahwa aku tidak memiliki perasaan apa-apa padanya tanpa bertanya dulu. 
          Lalu bagaimana dengan aku, bagaimana dengan tubuh telanjangku yang ditinggalkan tanpa penghargaan, tanpa maaf, tanpa perbincangan? Aku tidak ada bedanya dengan kondom di tong sampah, habis dipakai dibuang. 
          ————————
          MAAF YA KALO PROMOSINYA KEPANJANGAN PIS ✌️
          https://www.wattpad.com/story/311846801-single-father-number-225

sun_nata

Kak mau rekomendasi dongg❤ Bikin cerita tentang naruhina versi kerajaan dong soalnya ak suka bgt cerita² kk tentang kerajaan tpi sayang nya semua sasusaku, plissss bikin dong kak yang versi kerajaan naruhinanya pasto seruu❤❤❤❤

venenite

@ sun_nata  Siap siap, Kak❤️❤️
Reply

sun_nata

Aaaaa g sabar bgt pokonya SEMANGAT KAK BIKIN CERITANYAAAA❤❤❤❤❤
Reply

sun_nata

@ sun_nata  tambah gambar² nya juga ya kak yg funart² gitu biar kebayang hehehe❤❤❤❤
Reply

jamaltaktahankuasa

venenite

@ jamaltaktahankuasa  Wah naruhina! Nanti aku mampir, Kak. Kalo kuota full ya
Reply