Edwards Martin kalau sehari tidak membuat kerusuhan, bukan Martin namanya.
Dan Kim Misel sangat butuh yang namanya ketenangan.
Sebagai penulis best-seller, Misel membutuhkan ketenangan untuk otaknya bisa bekerja. Namun, dunianya jungkir balik saat sahabat mamanya pindah ke rumah sebelah membawa si bungsu bule jangkung yang tidak bisa diam.
Sialnya lagi, jendela kamar mereka berhadapan langsung. Setiap kali Misel mencari inspirasi, yang ia dapat justru pemandangan tingkah Martin yang tidak ada habisnya di seberang sana.
"Martin, gue nggak bisa mikir kalau lo muncul di jendela terus!"
"I'm such a charmer, I know. Shall we order pizza, Misel?"
https://www.wattpad.com/story/408064264?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=share_reading&wp_page=library&wp_uname=courtisss