whichfn

Janji makan malam mereka muncul kembali di kepalanya. Lena melirik jam di pergelangan tangannya. Sudah hampir jam sebelas malam. Sudah lewat jauhd ari waktu yang mereka rencankan.
          	
          	Perasaan tidak nyaman mulai merayap perlahan. Harusnya ia mengirim pesan. Atau setidaknya menjelaskan. Tapi kemudian muncul pertanyaan lain yang membuat Lena sedikit mengerutkan kening. Kenapa Miu tidak mencarinya?
          	
          	Bukankah biasanya Miu akan mengirim pesan singkat jika Lena terlambat? Atau sekadar menanyakan apakah semuanya baik-baik saja. Lena tanpa sadar meraih ponselnya. Layar itu tetap sunyi. Tidak ada pesan baru. Tidak ada panggilan tak terjawab. Entah kenapa, dada Lena terasa sedikit kosong.
          	
          	https://www.wattpad.com/story/408394855

whichfn

Janji makan malam mereka muncul kembali di kepalanya. Lena melirik jam di pergelangan tangannya. Sudah hampir jam sebelas malam. Sudah lewat jauhd ari waktu yang mereka rencankan.
          
          Perasaan tidak nyaman mulai merayap perlahan. Harusnya ia mengirim pesan. Atau setidaknya menjelaskan. Tapi kemudian muncul pertanyaan lain yang membuat Lena sedikit mengerutkan kening. Kenapa Miu tidak mencarinya?
          
          Bukankah biasanya Miu akan mengirim pesan singkat jika Lena terlambat? Atau sekadar menanyakan apakah semuanya baik-baik saja. Lena tanpa sadar meraih ponselnya. Layar itu tetap sunyi. Tidak ada pesan baru. Tidak ada panggilan tak terjawab. Entah kenapa, dada Lena terasa sedikit kosong.
          
          https://www.wattpad.com/story/408394855

whichfn

Lena meraih tangan Miu dan membawanya ke dalam tumpukan tangannya. “Aku hanya ingin memastikan, apakah aku masih memiliki tempat disini Miu.” Suara Lena menjadi semakin rendah.
          
          “Kursi itu terasa wajar untukmu.”
          
          Miu menarik tangannya dari genggaman tangan Lena. Ia khawatir rasa tangannya akan membeku jika di pegang terlalu lama seperti itu.
          
          “Seperti sudah di ciptakan untukmu.” Jawab Miu santai.
          
          “Dimana pun itu, selama ada aku….” Miu menahan kalimatnya. Ragu apakah ia cukup berani mengatakan ini. Tapi sebagai sahabat ini tidak melewati batas kan.
          
          “Kamu selalu memiliki tempat.” Lanjut Miu penuh percaya diri.
          
          https://www.wattpad.com/story/408394855

whichfn

Dan Miu berdiri di ambang pintu lebih lama dari yang seharusnya, menatap punggung itu sampai menghilang di ujung jalan. Matanya terlalu fokus. Rahangnya sedikit mengeras. Ia menarik napas panjang. Sambil berbalik berbisik pada dirinya sendiri. 
          
          “Tenang, Ia hanya tamu. " Gumam Miu sendirian.
          
          Ini hanya masa lalu. Benang merah itu tidak lagi mencekik. Namun kini, ia kembali terasa.
          
          https://www.wattpad.com/story/408394855

whichfn

Ia menikmati detik pertama itu. Cara mata Miu bereaksi, cara keheningan menegang. Lena bersandar sedikit pada pegangan tangga, pura-pura mengantuk. Bermain-main sebentar, pikirnya. Ia selalu suka pagi yang dimulai dengan kejutan kecil.
          Reaksi Miu selalu tidak terduga. Biasanya ia akan mengamuk jika melihat Lena tidak berpakaian dengan baik. Tetapi kali ini wajahnya berubah menjadi semerah tomat. Dan ia menjadi gagap saat bicaranya. 
          “Matahari.” Jawab Miu. Lena cukup puas dengan itu. Memang matahari tidak pernah menjadi teman gadis ini sejak mereka pertama kali bertemu. Wajah Miu akan selalu berkerut saat terkena matahari, mood nya memburuk jika terlalu Terik. Sehingga Lena selalu menyediakan payung dalam tasnya saat mereka bersama-sama.
          
          https://www.wattpad.com/story/408394855

whichfn

Jika dan hanya jika. Pada saat itu, andai aku berusaha lebih keras. Andai aku tetap memintamu untuk tinggal, apakah aku mampu mengubah aku dan kamu menjadi kita? Apakah aku bisa jadi orang yang selalu bisa kau andalkan dan satu-satunya yang kau harapkan. Apakah aku bisa menjadi orang yang tidak membebani mu, orang yang kau sebut dengan bangga dalam setiap ceritamu. 
          Saat itu, Jika dan hanya jika, jika aku tidak menyerah padamu, jika saat itu aku tidak mengehentikan perjuanganku, jika saat itu aku lebih berusaha meyakinkanmu apakah kau akan tetap tinggal? Aku sungguh sangat putus asa sampai tidak dapat melihat dimana batasan yang jelas. 
          Aku sangat lelah sampai tidak bisa melihat mana yang benar. Semua lagu patah hati seperti bercerita tentang kisahku, semua film sad ending seperti menggambarkan aku, semua kebodohan seperti mengarah padaku. 
          Aku, orang yang berdiri di tempat yang sama dimana kau meninggalkanku. Aku orang yang tidak beranjak meski kau telah melupakanku, dan aku si bodoh yang tetap memilih untuk jatuh cinta. 
          See ya
          
          https://www.wattpad.com/story/408394855

whichfn

Hei selamat malam
          Sungguh lama tidak berjumpa
          Sebenarnya ada sedikit keinginan untuk menghentikan cerita ini, tapi ada hal yang bikin author sadar kalau kita harus bertanggung jawab sama pekerjaan yang udah kita mulai. 
          Kembali lagi ke awal tujuan bikin akun Wattpad adalah untuk memberikan hal yang author lain tidak bisa hadirkan dalam cerita yang author baca. Salah satunya adalah selalu menamatkan ceritanya.
          So Here I'M
          
          are u waiting or not 
          I Will keep publish this story
          
          enjoy guys
          
          Hope u like it, happy reading :-)
          
          https://www.wattpad.com/story/241724191

whichfn

Hei kehilangan sesuatu, ya author sedang kehilangan kepercayaan diri saat ini, tapi tidak masalah. Kita akan melewatinya dengan baik dan seperti biasanya kita akan melupakannya tanpa sengaja.
          Tetap jaga kesehatan semuanya, jaga diri baik-baik, jaga hati dan pikiran untuk tetap positif.
          Sampai ketemu lagi nanti, segera
          semoga suka dan selamat membaca :-)
          
          https://www.wattpad.com/story/241724191

whichfn

@ rrrrru_  
• Reply

rrrrru_

@ whichfn  ❤️
• Reply

whichfn

@ user00684731  eeeiii jan sedih2 lah, e tapi boleh sih sedih sewajarnya, kehilangan seikhlasnya, dan kembali sebaik-baiknya 
• Reply

whichfn

Test
          Selamat malam, Do you miss me guys.
          Author kangen kalian semua sampai mendarah daging. BTW berhubung kemarin kalian para jendral minta buat double up, nih author jabananin
          Sebagai abdi author merasa bertanggung jawab membuat keinginan para readers semua terpenuhi
          Khahahaha
          Soo hope u enjoy it guys, let me know what u think about this  chapter and see you soon
          Semoga suka dan selamat membaca ;-)
          
          https://www.wattpad.com/story/241724191

whichfn

@ user00684731  kita sama2 seneng jangan2 kitaaaaaa 
            ah sudah lah
• Reply

user00684731

@ whichfn  @ whichfn Miss u to, seneng bgd di notice author 감사합니다
• Reply

whichfn

@ Mrkrab14  Yeah sure, sejujurnya aku juga mencintai diriku sendiri 
• Reply