Windiisna

Assalamu'alaikum. Hai Kak, izin promosi...kalau senggang baca ceritaku yuk dengan judul "Ketika Kita Bertemu Lagi" 
          Blurb:
          Diacara reuni SMA, Syaron dan Pirat bertemu lagi dalam keadaan yang sangat jauh berbeda dari terakhir mereka bertemu. Keduanya adalah mantan sepasang kekasih.
          Mereka bertemu lagi ketika reuni SMA sepuluh tahun kemudian. Pirat dengan hijab lebarnya serta ketaatannya kepada Allah, sementara Syaron dengan akal sehatnya yang tidak lagi mempercayai Tuhan.
          Syaron nyaris gila karena hanya Pirat satu-satunya wanita yang sejak dulu namanya bersemayam dalam dada. Lantas, apa yang harus Syaron lakukan, sementara Pirat adalah umat yang taat, sedangkan dia tidak lagi percaya hari kiamat?
          
          Genre: chicklit, romance religi, marriage life
          
          https://www.wattpad.com/story/283896531?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=story_info&wp_page=story_details_button&wp_uname=Windiisna&wp_originator=Zs2Fs%2BuRKyetHA0kP1DYUczmixmksJQnf57jXDW8NDhhrbPMNQv0iUnPHu2fFOgF%2FnHNtFW%2FdZGcE6XMRPGNI2gTzDJs10ZJxPehLnTrinaK3clMtXAOCw4XYscuzz4Z
          Terima kasiih

stnrmh

-Melodi luka yang terabaikan!-
          
          Dunia terlalu ambisi. Dimana sebuah prestasi adalah pencapaian utama bagi keluarga. Dimana pretasi dijadikan tolak ukur kebahagiaan seseorang. Dan menjadi suatu kebanggaan sekaligus perbandingan keluarga mereka dengan keluarga lain.
          
          Disini, seorang anak harus berusaha keras untuk saling berlomba memperebutkan posisi pertama. Mereka diajarkan untuk menggapai segalanya dengan cara apapun.
          
          "Kamu bisa melakukan semua itu, kan? Demi mama?"
          
          "Berhenti mengatakan tidak! Papa dan mama ngga mau denger satu kata itu keluar dari mulut kamu, mengerti?! Kamu mengerti, kan, sayang?"
          
          "Tidak masalah kamu berbuat salah, kamu pasti bisa. Sekalipun kamu harus menyingkirkannya dari kehidupanmu!"
          
          "Lakukan apapun selagi kamu bisa menggapainya!"
          
          "Kebahagiaan bukan hal terpenting. Menjadi orang berprestasi dan berkuasa adalah hal terpenting untuk saat ini."
          
          "Dengan uang, kamu bisa berkuasa, dan kamu bisa melakukan apapun."
          
          "Bukankah seorang ibu bisa melakukan apapun demi anaknya?"
          
          "Baik? Dunia bahkan terlalu kejam untuk semua orang! Satu-satunya cara yang bisa kita lakukan untuk bertahan hidup adalah menjadi orang jahat."
          
          "Tidak semua orang baik, memiliki hati yang baik."
          
          "Katanya, tuhan itu adil, kan? Jadi, kalo gue ngga bahagia, lo juga harus ngga bahagia."
          
          "Kenapa kalian ngga bunuh aku sekalian?!"
          
          "Kamu membunuhnya? Apa kamu sudah gila?!"
          
          "Kamu memang pembunuh yang handal."
          https://www.wattpad.com/story/220862813

nanacerita