for all of my beloved reader,
soeey untuk keterlambatan update chapternya • ᴖ • padahal udah kujadwal buat update minggu ini tapi karena lagi atitt jadi belum bisa ngelanjutin + update .... padahal lagi liburan tapi malah sakit, babi (╥﹏╥)
Dia adalah anak yang lahir dengan sebuah tanda di dahinya—simbol yang ditakuti klan, diinginkan oleh bayangan, dan dianggap sebagai kutukan oleh mereka yang seharusnya menjadi keluarganya.
Delapan tahun di negeri orang tidak membuatnya melupakan rumah. Hanya membuatnya sadar bahwa rumah tidak selalu berarti tempat yang aman.
Sekarang, ia kembali. Bukan untuk membuktikan sesuatu pada mereka yang meragukannya. Tapi untuk mencari tahu—siapa dia di luar nama yang ia bawa, di luar takdir yang ia warisi.
Sanashimagi Kiyusara tidak tahu apakah ia akan menjadi pahlawan. Tapi ia tahu, ia tidak akan menjadi korban.
https://www.wattpad.com/story/409499444?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=share_writing&wp_page=create&wp_uname=gulalichees
Hallo kak izin promosi di wall mu ya, maaf kalau menganggu. Terimakasih (✯ᴗ✯).
hi, berminat saling follow dan boomvote gak? Kalo mau duluan ya kecerita ku yg judulnya Grease and Glamour. Kalau udh kabarin di wall ku, nanti ku back^^
for all of my beloved reader,
soeey untuk keterlambatan update chapternya • ᴖ • padahal udah kujadwal buat update minggu ini tapi karena lagi atitt jadi belum bisa ngelanjutin + update .... padahal lagi liburan tapi malah sakit, babi (╥﹏╥)
"Aku tau."
"Norman~! Tahukah kamu?"
"Menang atau tidak nya kita, itu tergantung pada sudut pandang yang kita bangun.. terhadap diri kita sendiri."
Mata merah itu berbinar dalam sekejap. Lebih cerah. Lebih Tajam. Tangan Lily menakup lembut kedua pipi Norman. Agar seluruh perhatian Norman tertuju pada Dirinya.
"Pemburu itu kalah jumlah dari kita."
"Otak. Gerakan. Strategi."
"Kita Buruannya."
"Tapi? Kita tidak boleh Polos seperti kawanan domba yang menunggu diselamatkan atau di Bunuh."
"Kita kawanan Serigala yang di ajarkan Hidup Diam Bagai Domba yang lemah."
"Tapi~?"
"Kita tidak ingin Mati di tangan Pemburu... Kan~?"
Senyuman lembut dan.. Bengkok terbentuk lebar di wajah Cantik jelita itu.
Sebuah Kepuasan tersendiri yang sangat.. menyimpang. Gelap.
"Sudah waktunya Kita Mengoyak Si pemburu itu.. kan?"
https://www.wattpad.com/story/412143577?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=story_info&wp_page=story_details_button&wp_uname=Uknowlily