mau cerita sedikit.... beberapa minggu ke belakang aku bertemu dengan teman tuli... dan pas bertemu sekaligus berusaha memahami bahasa mereka aku merasa seperti menjadi seorang Juan yang belajar memahami bahasa mereka... mereka punya bahasa sendiri untuk berekspresi dan pas itu aku merasa kayak masuk ke dunia Haka, Ian, sama Juan. Haka yang punya caranya sendiri untuk berekspresi, Haka yang akan merasa ramai kalau dia punya seseorang yang memahami dunianya yang sepi. Dan di sebelah aku seperti ada sosok Ian yang paham dan menjadi translator untuk aku:)
Persis seperti di cerita Hirap Abadi, hanya saja Hirap Abadi yang aku alami adalah bagian membahagiakan yang mana aku merasa bukan Ian dan Juan yang beruntung berteman sama Haka, tapi Haka yang beruntung punya teman yang bisa memahami bahasa mereka
that was a beautiful memories that i've experienced directly