Hujan, halte, dan dua orang yang tidak pernah benar-benar bermusuhan, meski selalu saja ada yang diperdebatkan.
Hari itu Risa pulang dengan payung biru tua milik seseorang yang sudah lebih dulu berlari kehujanan. Dan entah bagaimana, mereka berdua berakhir di halte yang sama, menunggu bus yang tak kunjung datang, ditemani dingin dan aroma petrichor.
Tidak ada yang istimewa. Atau mungkin ada, hanya saja tidak ada yang mau mengakuinya.
https://www.wattpad.com/story/411266996-petrichor-taka%27s-ficlet
Hai guys, lama tidak ketemu! Apa kabar?
Jangan lupa mampir di cerita pendekku yaa, selamat membaca~