yoonisri_

“Apa aku pernah bilang akan mengantar kau pulang ke rumahmu?” Kepalanya menoleh ke arah Jian dengan gerakan lambat. Seperti makhluk pengisap darah yang sedang menakut-nakuti mangsa. “Kau akan pulang ke rumahku... dan begitulah seterusnya.”
          	
          	Chapter dua udh tayang. Enjoy~
          	Saya baru saja menerbitkan " Bukan Jalan Pulang " cerita saya" The Chrysanthemum Promise ". https://www.wattpad.com/1615410010?utm_source=android&utm_medium=profile&utm_content=share_published&wp_page=create_on_publish&wp_uname=yoonisri_

yoonisri_

“Apa aku pernah bilang akan mengantar kau pulang ke rumahmu?” Kepalanya menoleh ke arah Jian dengan gerakan lambat. Seperti makhluk pengisap darah yang sedang menakut-nakuti mangsa. “Kau akan pulang ke rumahku... dan begitulah seterusnya.”
          
          Chapter dua udh tayang. Enjoy~
          Saya baru saja menerbitkan " Bukan Jalan Pulang " cerita saya" The Chrysanthemum Promise ". https://www.wattpad.com/1615410010?utm_source=android&utm_medium=profile&utm_content=share_published&wp_page=create_on_publish&wp_uname=yoonisri_

yoonisri_

“Kau tidak apa-apa? Kupikir aku menabrakmu terlalu keras tadi.” Suaranya memang terdengar datar, tapi Jian bisa melihat ada sinar kekhawatiran—mungkin hanya perasaan Jian saja—di matanya.
          
          Chapter pertama sudah tayang. Enjoy~
          
          
          
          I just published " Pita yang Mengikat Takdir " of my story " The Chrysanthemum Promise ". https://www.wattpad.com/1606488218?utm_source=android&utm_medium=profile&utm_content=share_published&wp_page=create_on_publish&wp_uname=yoonisri_

yoonisri_

yoonisri_

yoonisri_

yoonisri_

yoonisri_

yoonisri_

yoonisri_