[Complete]
inumaki toge pria berparas cantik yang menjadi incaran junior dan senseinya harus menghadapi berbagai godaan dan tetap menjaga hati untuk sang kekasih yang kini sedang pergi mengemban tugas dari sekolahan
mampukah inumaki menjaga hati un...
WARNING⚠ BxB ••School life•• ••Tidak ada kutukan&semacamnya•• •Character milik gege akutamisensei• ° ° ° Tinggalkan jejak dengan Vote+Comment ° ° Udah? Yuk lanjut! ° ° ^^Happy reading^^
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
𝓢𝓽𝓪𝔂 𝔀𝓲𝓽𝓱 𝓶𝓮
Saat ini toge menunjukkan jalan ke toilet sementara dukung hanya mengikuti arahan toge namun terkadang dirinya juga menjahili toge dengan mengatakan kalau disebelah sana ada bayangan putih dsb
"Inumaki kun lihat disebelah sana kayak ada putih-putih deh" Ucap sukuna namun tak dipercaya inumaki begitu saja sebab sedari tadi sukuna selalu mengatakan hal itu
"Sudahlah sukuna jangan mebodohi aku seperti ini"
Brakk!
Suara benda jatuh kini terdengar disekitar mereka berhenti Kini sukuna juga benar-benar negri karna takutnya ada hantu beneran disekolah ini
"1...2... 3..." Ucap sukuna namun tak dimengerti oleh inumaki tapi setelah hitungan ketiga sukuna menarik tangannya dengan kasar untuk lari dari tempat itu
Kini inumaki dan sukuna berhenti tepat didepan pintu toilet dengan nafas tersenggal-senggal. Merasa tepat berdiri didepan pintu inumaki lantas masuk meninggalkan sukuna dan menyelesaikan urusannya
"Inumaki" Ucap sukuna membuka pintu toilet dan masuk kedalam sana Merasa tak ada yang menyahut perkataannya sukuna lantas mematikan lampu toilet agar inumaki menotice dirinya
Ceklek!
Toilet kini sangat gelap karna sukuna matikan lampu toiletnya "hoi sukuna jangan macem-macem lu yeee"
Ah akhirnya ada yang merespon sukuna "iya iya gw nyalaain" Ucap sukuna menekan saklar lampu tapi lampunya tak mau menyala "lo kok gabisa nyala?" Ucap sukuna gugup karna mereka sedang didalam toilet tapi lampunya mati
Saat inumaki selesai dengan urusannya dia keluar dan meraba-raba mencoba mencari keberadaan sukuna "sukuna dimana kamu"
Merasa ada yang memeluk pinggulnya inumaki lantas berteriak membuat gendang telinga sukuna hampir jebol. Sakuna ga nyangka kalau inumaki pas teriak suaranya kenceng banget
"Ini gw woilah jangan teriak ngapa"
"Lah sukuna"
"Keluar bareng yok"
"Kamu duluan gih"
"Yaudah iya kamu pegangan yak"
Inumaki kini memegang ujung baju sukuna dan keluar dari toilet disana
Merasa sudah menyelesaikan urusannya kini sukuna dan inumaki berjalan menuju kamar mereka masing-masing tapi saat mereka melewati gudang sekolah mereka mendengar suara aneh dari sana