NWIS 49

2.5K 427 43
                                    

Thanks buat yang udah baca, vote and comment
Semoga suka:)


Jimin mengibaskan katana miliknya untuk menghilangkan darah yang menempel, alpha ini berjalan kearah matenya yang tengah berdiri setelah selesai dengan mainan barunya.

Jimin mendelik ketika dirinya hampir terjatuh karna sesuatu yang menghalangi jalannya, dengan kesal ia menendang kuat sesuatu yang menghalangi jalannya itu hingga terpental jauh.

Yoongi terkekeh ketika melihat matenya yang dengan tidak berperasaannya menendang kuat sesuatu. Anggap saja itu bola karna memang bisa mengelinding jika ditendang, yang membedakannya hanyalah sesuatu itu memiliki rambut di bagian atas hingga belakangnya.

"Jangan menendangnya sembarang seperti itu sayang-" yoongi menjedah kalimatnya, ia menyeringai, menatap jimin dengan sepasang matanya yang berkilat haus darah.
















"Harusnya kamu meninjaknya hingga hancur, kekeke..." yoongi tertawa, merasa senang dengan usulannya. Ia berjalan mendekat kearah jimin yang tertawa mendengar usulannya itu.

Yoongi memperhatikan jimin yang tengah menggerakan katananya mencongkel mata dari tubuh yang sudah tidak bernyawa itu. Ia berjongkok, memandangi tubuh tak bernyawa itu yang terbujur di tanah dengan luka tusukan di dada sebelah kiri.

Yoongi tersenyum, manarik rambut mayat itu setelah jimin selesai dengan pekerjaannya. Ia menancapkan combat knife miliknya di leher mayat itu, menarinya hingga memutari area leher.

Omega ini tersenyum lebar, memilih berdiri dengan kaki yang meninjak tubuh mayat itu. Ia menarik kuat rambut mayat itu hingga kepalanya terlepas dari tubuh.













Brukk














Yoongi menoleh ketika mendengar suara barang yang terjatuh, ia menatap berbinar sekelompok orang yang memakai baju yang sama dengan para korbannya tadi.

Sekelompok orang itu terdiam ditempat dengan tubuh yang bergetar, mereka menatap takut-takut yoongi yang tersenyum manis kepada mereka.

Mereka serempak memundurkan tubuh mereka begitu yoongi melemparkan kepala yang ada di tangannya ke arah mereka, menatap sekeliling yang terlihat begitu kacau dengan potongan tubuh yang berserakan dan genangan darah dimana-mana.

"K-kalian iblis" salah satu dari mereka menodongkan senjatanya ke arah yoongi yang tersenyum manis.

"Terima kasih atas pujiannya, aku tersanjung loh~" matanya menyipit dengan senyum manis. Yoongi berjalan mendekat, ia menoleh ke belakang menatap jimin yang masih diam di posisinya.

"Mereka untukku saja ya? Kamu duduk manis saja disana"

Jimin mengangguk, menendang beberapa bagian tubuh yang ada didekatnya agar dirinya bisa duduk. Ia menatap matenya yang tengah bermain-maim disana, sesekali memberi saran ketika matenya bertanya tentang bagian mana yang lebih baik di potong.

Ia memperhatikan betapa lincahnya matenya menghindari setiap serangan musuh dan memberikan luka serius di tubuh mereka.

Jimin bertepuk tangan begitu melihat yoongi selesai melumpuhkan semua lawannya, hanya tinggal menyiksa mereka saja belum benar-benar di bunuh.

"Belah dua atau di cincang?" Yoongi menatap jimin, meminta saran dari matenya yang tengah berpikir.

"Belah dua sudah sering, cincang saja-" jimin menjedah kalimatnya, sepertinya dia melupakan sesuatu. Sepasang mata tajamnya menatap yoongi yang sedang mencincang bagian atas tubuh mainannya.

"Ah iya, nanti minta para bodyguard untuk membawa semua ini ke kandangan leo dan elf " jimin menatap beberapa bodyguard rumah ini yang sudah berdiri tidak jauh dari mereka berdua.

"Bukankah ini terlalu banyak? Kurasa setengah saja sudah cukup untuk mereka berdua" yoongi mengangkat sebelah alisnya, menatap jimin meminta jawaban.

"Masukkan saja sebagiannya lagi ke akuarium yang ada di ruang bawah tanah"

"Akuarium? Aku tidak tau jika dirumah ini ada akuarium" yoongi menatap binggung jimin, dia tidak pernah mendengar tentang akuarium selama ini. Yoongi hanya tau jika soobin memiliki dua ekor harimau yang di beri nama leo dan elf.

Tangan kirinya bergerak menusuk dada kiri musuhnya yang tergeletak di sampingnya, menatap datar cowok itu yang berusaha mengambil pistol yang tergeletak tidak jauh darinya.

Yoongi berdecak, menyelesaikan kegiatannya terlebih dahulu sebelum merubah posisinya menghadap mainannya barunya.

Tangannya mulai bergerak menguliti mainannya barunya perlahan seraya menikmati teriakan sakit dari cowok itu.

"Wajar saja kalau kamu gak tau, akuarium itu saja baru datang seminggu yang lalu. Yeonjun memang belum mengatakannya kepada yang lain, aku tau saja karna tidak sengaja melihatnya menyeret seseorang yang sekarat beberapa hari yang lalu"

Yoongi mengangguk mengiyakan, kembali fokus pada apa yang sedang dirinya lakukan saat ini. Omega jimin ini tersenyum puas ketika melihat hasil dari pekerjaannya yang sesuai dengan keinginannya.

Yoongi menatap beberapa bodyguard yang berdiri tidak jauh darinya, mengisyaratkan mereka untuk mendekat dan membereskan sisa-sisa permainan keduanya.

Para bodyguard itu mengangguk, bergerak cepat membersihkan sisa permainan dari dua orang berpengaruh di rumah ini. Mereka mulai memisahkan bagian mana saja yang akan di berikan kepada peliharaan tuan mereka dan peliharaan pasangan tuan mereka.

"Ayo masuk, aku ingin melihat drama yang sebentar lagi akan dimulai" jimin merangkul pinggang yoongi mesra, keduanya berjalan ke sisi lain rumah ini.

Mereka tidak akan masuk dari pintu utama tentu saja, ada banyak jalan rahasia yang hanya diketahui oleh orang-orang berpengaruh di rumah ini. Salah satunya adalah mereka berdua.

Keduanya menghilang dibalik tembok meninggalkan para bodyguard yang tengah membersihkan di bagian depan.

Tbc.

Ini isinya memang tentang minyoon, soalnya kan mereka juga punya peran penting dalam menghadapi serangan lee bersaudara.

Peraturan berbeda ya dengan yang sebelumnya, aku bakal update kalo votenya udh sampai 100. Jadi peraturan 100 komen = double up di tiadakan!

Makasih ya buat yang udah komen di part sebelumnya.

Jadi, semakin cepat votenya tembus 100 semakin cepat juga aku updatenya. Kalo misalnya votenya tembus hari ini ya hri ini aku update part selanjutnya.

Sorry for typo

See you next time

Not What It Seems and Dominant Alpha - Yeonbin [ END ]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang