Vote Before Reading
Happy Reading
🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾
"oh?lo kerja?"
Lisa terdiam, bahkan ia belum sempat melihat orang di depannya, tapi sepertinya dia kenal dengan LisaLisa mendongak kan kepalanya perlahan
mata mereka langsung saling bertemu
/////////////////////////
sehun tertawa kecil
"dari pada lo kerja sampe malem, gimana kalo jadi pemuas gw aja?"
apa sehun gila? ia sangat mempermalukan Lisa disana, bahkan beberapa pelanggan yang lain melihat ke arah mereka dengan bisikan bisikan yang sudah di tebak pasti sedang membicarakan Lisa.
Lisa diam terkejut, atas apa yang kaka kelas nya itu ucapkan, apakah ia semurahan itu? fikirnya
"gimana? mau?" sehun dan teman temannya yang lainnya hanya tertwa, menganggap itu adalah lelucon yang patut di tertawai
"jaga mulut lo,ka" balas Lisa dengan lirihan
Sehun dan teman temannya menatap ke arah Lisa
"gw tau lo mau, lo cuma malu aja kan,gw bilang disini"
bukankah itu terlallu berlebihan? apa harga diri Lisa terlalu rendah untuk dipandang? bahkan mereka hanya tertawa tanpa tau apa yang Lisa rasakan sekarang
PLAK
suara nyaring itu berhasil menarik perhatian semua yang ada di cafe itu
"jaga omongan lo" "bahkan gw gabakal sudi buat nyentuh tangan lo!" teriak Lisa frustasi
tentu saja, jangan menganggap Lisa yang selalu bahagia, yang selalu saja meng 'iya' kan, yang selalu tersenyum, yang selalu tidak pernah menyerah, itu tidak punya masalah yang di pendam nya, belum lagi ia seorang anak yatim piatu yang tinggal di rumah tua, yang bahkan tikus bisa saja bersarang disana, dan sekarang, dengan mudahnya mereka menjatuhkan harga diri Lisa dengan begitu murahnya
Sehun memegang pipi kirinya yang menjadi sasaran pukulan wanita yang ia rendahkannya tadi
"Lalisa!" teriak seseorang dari jauh, yang tak lain itu adalah pemilik cafe itu
Lisa menghapus air matanya langsung, dan berbalik ke arah bos nya itu
"i-iya pak"
"kamu saya pecat, saya tidak suka dengan pegawai yang bertingkah seenaknya kepada pelanggan!" ucapnya dengan nada yang bisa dibilang keras itu
Lisa yang tadi sedang menunduk, kembali mendongakkan kepalanya
kalian benar, kali ini hati Lisa sedang teriris-iris, bahkan Lisa punya hak melakukan itu karena bukan dia yang memulai
"t-tapi kenapa?saya tidak melakukan kesalahan"
percayalah, Lisa sedang menahan tangisnya yang seharusnya ia luapkan sejadi jadinya
"silahkan pergi dari sini sekarang" bos macam apa ini, bahkan dia hanya melihat Lisa menampar Sehun tanpa tau apa masalahnya
Lisa menatap bos nya tidak percaya, lalu membuka clemek yang sebelumnya ia pakai, dan menaruh nya di meja pemesanan
"terimakasih untuk sebelumnya, permisi" Lisa membungkukan badannya kepada bos nya, lalu pergi membawa tote bag nya'
'gw terlalu berlebihan'
TBC
SABAR GAIS, LAGI MAU NGETIK DIKIT, BESOK YA INSYAALLAH
iseng doa tadi tuh, eh malah males dah skrng, jan lupa VOTE, COMMENT , SHARE
ga boleh pelit yaaa, nanti kita putus😢
YANG MAU USUL, ATAU MAU NANYA KARENA TIDAK MENGERTI SILAHKAN KOMEN YAAA, AKU BAIK KOK MWEHEHEHE
HAPPY READING, LOVE U
KAMU SEDANG MEMBACA
[NOT] FUN | HUNLIS
Fanfictionseorang wanita lugu bernama Lisa yang mendapatkan nasib yang tidak dapat di artikan, entah itu takdir yang buruk atau yang menguntungkan, sampai ia harus bersama pria itu dengan waktu yang lama , sampai pada akhirnya... ‼️Diharapkan yang membaca 15+