BAB 17 : Pembatalan Beasiswa

2.4K 171 4
                                        


Hai, maaf kemaleman updatenya
Mau kasih tau juga updatenya 2 hari sekali ya Bun, hehe

Happy reading❤️

****


17. Pembatalan Beasiswa

Setelah hujan reda, Lisa dan Rendra sampai di rumah Lisa dengan aman. Tanpa banyak basa-basi, Rendra berpamitan pulang.

Tanpa Lisa sadari jika saat ini Karin sudah kembali ke rumah, dia baru saja tiba di rumah siang tadi. Wanita itu pulang setelah 2 Minggu menetap di negara calon suaminya itu.

"Surprise!" teriak Karin yang mengejutkan Lisa dibalik pintu.

"Astaga, Kak Karin!" kaget Lisa.

"Hm, siapa tuh?"

"Bukan siapa-siapa, kakak kapan balik?"

"Tadi siang, gimana dirumah tanpa Kakak? Susah pasti ya?"

"Biasa aja."

"Nggak mau peluk kakak nih? Padahal kakak sama ponakannya kangen berat nih sama aunty Lisa."

Lisa mengelus perut Karin yang masih rata itu, lalu keduanya berpelukan. Melepas rindu antara adik dan kakak.

"Ayah mana?" tanya Lisa.

"Ada di kamar."

"Oh, yaudah kalau gitu Lisa ke atas ya. Capek nih!"

"Yaudah, mandi loh kamu. Jangan langsung tidur!"

"Iya bawel."

Lisa merebahkan tubuhnya di ranjangnya, dia membuka ponselnya dan membaca pesan yang baru saja masuk di ponselnya. Itu pesan dari Rendra.

Lisa terkekeh geli setiap pesan yang Rendra kirimkan untuknya, pria itu tak henti-hentinya memberikan kekonyolan sederhana yang mampu mengelitik perut Lisa.

Asik bertukar pesan dengan Rendra, tiba-tiba muncul pemberitahuan dari situs web beasiswa London yang Lisa unduh beberapa minggu lalu.

"Pembatalan berkas beasiswa telah diverifikasi"

Lisa kepalang panik, dia buru-buru duduk di depan laptop. Mengotak-atik website beasiswanya itu. Benar saja saat dia melihat profilnya sudah tidak tercantum status sebelumnya yang merupakan 'Mahasiswa baru' menjadi 'Tidak ada'.

Air mata Lisa mengalir, rasanya Lisa hancur sehancur-hancurnya. Dia langsung menghubungi dosen yang bertanggung jawab untuk beasiswa mahasiswa. Saat ia diberitahu alasannya, Lisa kembali merasa hancur. Kali ini rasanya seperti dikhianati.

Lisa dikirimkan bukti ketidaksetujuan Ayahnya dalam beasiswa yang Lisa ikuti, lantas dosen yang mengetahui tidak ada kesiapan dari orang tua Lisa langsung mengirimkan surat pengunduran diri atas nama Lisa.

Gadis itu berlari keluar kamar dan turun menuju ruang tengah dimana Ayah dan Karin sedang duduk berbincang-bincang. Lisa datang dan melempar iPad ke meja kayu itu.

"Lisa, kamu kenapa sih?!" omel Karin.

"Kakak diem aja!" sarkas Lisa.

"Maksud Ayah apa batalin beasiswa Lisa? Ayah kan udah janji bakalan kasih Lisa waktu untuk buktiin kalo Lisa bisa buat Naren mundur dari perjodohan!" isak Lisa.

"Perjodohan, beasiswa? Dek, maksud apa?"

"Ayah nggak ada hak buat mutusin ini sendiri, ini hidup Lisa bukan hidup Ayah."

Senandika (2021)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang