2

484 32 0
                                        

Jangan lupa vote guys...

🖤🖤🖤

Waktu sudah berganti menjadi petang dan sekarang semua murid sudah berkumpul di kelas untuk mengikuti pelajaran malam ini.

Sekolah selesai

"Aduhh, hujan ni" - love

"Kita disini dulu yuk, sambil nunggu hujan reda,anggep aja jamkos" - prighking

"Sabi tuh" - janhae

Dan benar saja, semua murid masi setia menunggu di kelas hingga hujan reda dengan suasana yang sangat ramai, hingga suatu keributan sepasang kekasih terjadi dan mendominasi keramaian yg terjadi, sehingga keadaan pun mulai sepi dan diganti dengan ramainya sepasang kekasih yang sedang ribut

"UDH AKU BILANG KAN, ADA YANG SUKA SAMA KAMU DIEM², KENAPA KAMU NGEYEL BANGET SIH!!, AKU GK SUKA KAMU NYEPELEIN HAL KAYA GINI, GIMANA KLO KAMU BENERAN DIAMBIL SAMA ORANG ITU?!" - chimon

Rupanya sebelum sekolah dimulai, ohm mengirim sebuah pesan ancaman kepada chimon untuk menjauhi nanon menggunakan nomor baru yg tak dikenali siapapum, kecuali first, first tau jika itu perbuatan ohm dan itu sudah sering terjadi.

Chimon sudah sering mendapatkan chat misterius seperti ini, namun ia baru mengatakannya kepada nanon sekarang, dan nanon menyepelekan dengan berkata bahwa ini tak mungkin terjadi, dan tentu saja itu membuat kemarahan chimon memuncak karna ia benar² khawatir jika pacarnya diambil oleh orang lain.

First memandang keributan dengan wajah datar, sedangkan ohm memandang keributan ini dengan wajah yang tersenyum licik.

Singto yang sedang asik membaca buku langsung beranjak dari tempatnya dan berusaha memisahkan nanon dan chimon. Krist memandang mereka dengan tatapan kasihan pada chimon karna ia tau pasti chimon khawatir jika pacar satu² nya diambil orang lain, namun ia tak bisa berbuat apa² dan berakhir diam memandang keributan dan memandang singto yang datang² langsung mencoba melerai mereka.

"TERSERAH KAMU, AKU MAU PULANG!!" - chimon

Chimon membereskan semua perlengkapannya dan segera beranjak keluar dari kelas.

"CHI... TUNGGU AKU, DI LUAR HUJAN, KAMU GAK USAH ANEH²" - teriak nanon

Ia mengejar chimon tanpa menghiraukan perlengkapannya yang masi berceceran di meja kelasnya.

Keributan mengenai nanon dan chimon di kelas sudah berakhir, singto kembali duduk dan membacanya bukunya, krist kembali ke tempat duduknya dengan rasa khawatir karna di luar sedang hujan, dan mereka nekat untuk kejar² an di luar saat hujan seperti ini, first kembali duduk ke tempat duduknya lalu memainkan hp nya, sedangkan ohm ke arah balkon dan melihat mereka yang kejar² an di tengah lapangan yg terguyur hujan dengan senyuman liciknya.

Tiba² saja nanon terjatuh karna sebuah lobang saat mengejar chimon, ohm yang melihat mereka dari balkon, yang pada awalnya tersenyum dengan liciknya berubah menjadi datar dan membeku, ia teringat kembali pada saat SMP ia pernah mengejar nanon disaat hujan dan ia terjatuh persis sama dengan posisi nanon jatuh saat ini. Ia baru merasa bahwa harga dirinya terinjak oleh nanon pada saat itu, pada saat itu ia tidak marah karena ia masih belum tau banyak tentang harga diri dan semacamnya. Ia marah, ia langsung berjalan cepat ke arah nanon saat ini untuk membalas harga dirinya yang sempat terinjak pada saat itu. Saat ia akan keluar ia berpapasan dengan first yang kebetulan baru saja kembali dari kamar mandi, first melihat ekspresi marah ohm, ia merasa marah jga karna ia yakin pasti ada seseorang yang menganggu pikiran ohm.

"Lo kenapa?" - tanya first dengan nada dingin dan wajah datar

Ohm menceritakan semuanya secara singkat yang sesingkat singkatnya karna waktu terus bergulir dan ia tak ingin jika nanon lepas dari amarahnya itu.

Ohm segera pergi mengejar nanon setelah ia selesai menceritakan semuanya pada first

First segera menyusul ohm.

Semua murid melihat kejadian antara first dan ohm barusan.

Seperi biasa, singto sangat tidak suka keributan, ia langsung bergegas menyusul first dan ohm keluar kelas dengan diikuti murid lain.

Krist? Tentu saja ia ikut keluar kelas,namun karna banyak yg berebut untuk keluar duluan, ia jadi tertinggal dan keluar paling akhir. Saat keluar ia melihat ada segerombolan temannya yang terlihat mengelilingi sesuatu, saat krist mencoba melihat apa yang terjadi, ia terkejut hingga menutup mulutnya.

"Singto...." - lirih krist

🖤🖤🖤

Tbc...

Cie digantunginn, ahahhaa. Sorry banget klo misalnya cerita ini jadi pendek banget di setiap chapter nya. Klo ada typo tolong dimaklumi, klo masi kaku ya... Begitulah saya, amatir banget😩. Aku akan berusaha upload tiap hari, jdi aku akan berusaha untuk upload sehari 1 chapter, klo mood aku lgi bagus ada kemungkinan aku akan upload 2x, jangan lupa vote biar aku makin semangat up nya and... See you on the next chapter😊

jangan sakit lagi (singkit) [End]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang