Puisi #3

18 0 0
                                        

PELIK

Ketika malam semakin kelam
Hingar bingar tak lagi terdengar
Saat itu perasaan kosong mulai memenuhi jiwa
Rasa kalut mulai menyelimuti pikiran
Menarik jauh dirinya, tenggelam ke dasar luka yang fana
Bukankah menyakitkan tetap mempertahankan luka itu menganga
Namun untuk bahagia, itu hanyalah perasaan semu
Nyatanya, bahagia itu hanya sesaat
Sedangkan lukanya membekas abadi
Dulu ia begitu ceria dan juga hidup
Namun kini, tatapannya mulai redup
Hanya ada kekosongan disana
Raganya tersekat
Jiwanya terpasung
Namun pikirannya melanglang buana, ingin bebas

🌸🌸🌸

Mau bersihin draft laptop yang udah numpuk xixi

Diam Diam SukaWhere stories live. Discover now