-DENDAM-

43 2 0
                                    

Vote.

Nc+
21+
TaeKook
Yaoi
BxB

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

Separah apapun sakit seseorang pasti akan ada obatnya,  namun apa obat dari sakit hati?  Sakit Yang satu ini begitu susah di sembuhkan di tambah kenangan masalalu membuat seseorang meluapkan rasa sakit nya dengan membalas Dendam.

Mungkin hal itu bukan hal Yang baik,  tapi sebagian orang tak bisa memendam sakit begitu saja. Mungkin mereka terbilang orang Yang sensitif sehingga menimbulkan bencana Yang tentunya merugikan banyak pihak. Tapi siapa peduli?  Yang penting hati merasa senang.

Kim Taehyung seorang pekerja biasa di sebuah perkantoran. Dia merupakan staff biasa Yang tentunya memiliki gaji tudak terlalu besar. Namun di lubuk hatinya dia mempunya cinta Yang begitu besar untuk pujaannya di dunia ini.

Sedangkan sang kekasih sendiri adalah anak daei pemilik perusahaan tempat ia bekerja. Rasa itu tumbuh saat mereka tak sebgaja bertemu di lift dan waktu itu Jeon Jungkook teelihat sangat cantik,  walau Tae sendiri tau dia itu pria.

Namun semakin Lama semenjak Jungkook ambil alih perusahaan,  rasa cinta nya kian menggebu. Rasa cemburu juga tak di hindari saat melihat kesayangannya begitu di puja oleh banyak mata. Dia terus berusaha tampil sebaik mungkin,  dengan harapan mendapatkan hati Yang jauh di atas langit.

Dia sadar dirinya hanya pemuda biasa,  tapi siapa sangka rasa itu tak membuatnya malu. Dari yang di lihatnya Jungkook adalah Uke dewasa Yang terlihat tak memilih-milih pasangan. Mungkin?

Perlu di garis bawahi bahwa Taehyung sangat percaya diri dengan dirinya,  tidak kaya?  Namun dia tampan ya walau terkadang Yang tamlan dan tulus kalah dengan Yang mempunya segunung harta.

Kini dia sedang bekerja keras di mejanya,  mengurus beberapa file Yang sedari tadi terlogok di sana. Dengan paduan kaca mata dirinya terlihat semakin tampan,  apalagi ketika raut wajah nya tampk serius walaupun hanya mengenakan kemeja biasa.

Melirik sedikit arloji dan senyuman merekah saat menyadari ini sudah waktunya makan siang. Segera bergegas dia pergi ke lantai tujuh,  di sana ruangan pujaannya. Dia membawa kan rantang dengan isi Yang di masaknya sendiri. Sangat menggebu rasanya tak sabar melihat Jungkook dengan senang hati menerima bekal darinya. Walaupun dia sendiri kelaparan.

Tok.. Tok...

Di ketuknya pintu bernuansa being namun buram itu,  tak sabar rasanya melihat, pria manis dengan mata Bambi juga gigi kelinci Yang menyenbul saat bibir itu mengukir senyum.

Tak Lama pria Yang di nanti keluar,  tentu nya bersama klien mereka dari singapur. Taehyung menunduk hormat sesaat sebelum dia mengikuti atasannya nasuk ke dalam. Dia gugup,  tubuhnya terasa panas dingin saat pria di depannya menatapnya dengan tatapan bertanya.

"S-saya bawakan makan siang untuk Tuan" dia berucap selembut mungkin dan menunduk.

"Terimaksih Kim, tapi maaf aku akan makan siang di luar----bersama kekasihku"

Deg

Suara itu awalnya membuatnya kagum dan melenguh,  tapi siapa sangka ucapan di akhir mampu membuatnya sakit hati. Apakah rasa Yang dimilikinya Salah?  Hah itu mungkin saja. Namun Taehyung bukan lah orang Yang menyerah,  selagi mereka belum menikah dia masih memiliki hak.

Oneshoot BTS Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang