⚠️SEBELUM MEMBACA LEBIH BAIK DI MASUKAN KE READING LIST ATAU DOWNLOAD DULU YA! JANGAN LUPA FOLLOW SEBELUM SEMUANYA!⚠️
⚠️TERDAPAT KATA KATA KASAR DAN ADEGAN KASAR YANG TIDAK PATUT DI TIRU⚠️
⚠️Terdapat kata kata kasar dan adegan yang tidak pantas ditiru dibeberapa part⚠️
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
PAGI hari ini sudah diawali dengan sesuatu yang buruk, sehingga seorang lelaki dengan paras menawan, sedari tadi, tidak berhenti mengomel dan berdecak—seraya menghisap puntung nikotin.
Dia Arsenio Aldebaran Kael. Orang-orang biasa memanggilnya Arsen. Si ketua Graventas—geng motor yang berkedok komunitas moge alias motor gede.
Kini, Arsen dan teman-temannya tengah berada di sebuah warung yang terletak persis di belakang sekolah. Warkop, begitu mereka menyebutnya—sebuah tempat yang sudah seperti markas, tempat mereka berkumpul hampir setiap hari.
"Ck! Brengsek," umpat Arsen. Ia mematikan puntung rokoknya dengan sedikit kasar.
"Ada ape sih sob? Marah-marah mulu." sahut Canva—si lelaki penuh canda dan tawa.
"Ya apa lagi kalo bukan cewek tadi, Va?" timpal Alan, terkekeh pelan. Matanya melirik Arsen. Sedangkan yang dilirik hanya membalas dengan tatapan sinis bak ingin menelan Alan hidup hidup.
"Sok tau."
"Ya terus? Kenapa?" tanya Alan, meninggalkan permainan yang sedang berlangsung di ponselnya.