Kiw..
Maaf nunggu lama:'
Pasti dah pada tidur nih..
Maaf NiNi update nya selalu tengah malam
_____
"Makasih ya kak hari ini ngajak sunoo buat pergi ke pasar malem" ujar sunoo sembari turun dari mobil mewah milik sunghoon
"Iya sama-sama lain kali gue aja lagi deh, tapi bukan ke pasar malem"
"Hum? Kemana dong?" Sunoo sedikit memiringkan kepalanya
"Ke pelaminan haha, bye manis" sunghoon langsung saja menegaskan mobilnya menjauh dari tempat sunoo berada, ah sunghoon gak tau aja orang yang dia gombalin udah merah padam
"K-kak sunghoon bercanda nya gak lucu ih.." gumam sunoo sembari berjalan dengan menundukan kepalanya mepintu rumah
'pisss sunoo..'
"H-hah!" Sunoo dengan cepat berbalik badan ketika mendengar samar-samar ada yang memang dengan suara pelan, mata rubahnya mulai menelusuri setiap pekarangan yang ada di depan rumah nya
Matanya tidak menangkap sketsa manusia sama sekali.. badan sunoo mulai lemas
Apakah tadi hantu? T-tapi suara nya sangat familiar?..
Puk!
"YAK! MENJAUH DARI SUNOO!" sunoo memejamkan matanya dan berjongkok ketika merasa ada yang menepuk pundaknya dari belakang, badannya sudah bergetar hebat
"Phff- hey kenapa kamu berjongkok? Tidak ada yang mau menyakitimu kok" orang itu ikut berjongkok di samping sunoo dengan tangan yang terulur untuk mengelus surai lembut sang ddeonu
Sunoo dengan perlahan mengangkat kepalanya dan membuka matanya hati-hati takutnya nanti kalau hantu muka hancur gimana? Gak-gak jangan berfikir seperti itu choi sunoo oke
"Ishh kak ni-ki!! Kenapa gak bilang kalau mau ke sini?! Bikin jantungan aja" sunoo berdiri dengan tangan yang melipat di dadanya, pipinya ia pout, huh untung aja sedikit gelap jadi hidung ni-ki gak keliatan kalau lagi mimisan.
"Ehehe maaf-maaf, lain kali kakak bilang deh" ucap ni-ki sembari mengelap darah di hidungnya dan langsung ikut berdiri di samping sunoo
"Hum, kak ni-ki kesini mau ngapain?" Mereka berjalan berdampingan menuju kursi yang ada di depan rumah sunoo
"Nunggu kamu pulang lah, masa anak laki-laki keluyuran malem-malem? Nanti di jahatin sama orang? Terus gak ada yang bantu? Hayoo gimana?" Sunoo memukul kepala ni-ki pelan tapi menyakitkan, ekspresi ni-ki saja sampai seperti itu
"Kalau ngomong jangan gitu kali kak! Kakak gak tau apa ucapan adalah doa? Ck" sunoo memutar bola matanya males, kesel dia lama-lama sama orang yang ada di sebelah nya ini.. di jual boleh tuh, ada yang minat membeli?
"Iya ih maaf, namanya aja lupaa" ni-ki masih saja mengelus-elus kepalanya yang di pukul sunoo, tenaga dalam sunoo emang gak main-main sakit nya
"Dah tua dong? Kan pelupa" ejek sunoo dengan senyuman khas mengejek ala-ala sunoo
"Gak lah ngadi-ngadi kamu ya"
"Hum, mau masuk? Dah jam setengah 11 loh ah ya kakak kesini pake apa? Kayanya sunoo gak liat motor kesayangan nya kakak di depan" baru saja sunoo menyadarinya, kak ni-ki kesini pake apa? Masa pake kekuatan batin? Kan gak mungkin
"Haha motor kakak ada di depan rumah tetangga kamu sengaja biar gak ketahuan si sunghoon kalau kakak ke sini, kalau soal mau masuk atau gak kayanya gak dulu deh noo kakak belum siap" ni-ki menggaruk tengkuknya yang tidak gatal, ya benar motor ni-ki ia titipkan di depan rumah tetangga sunoo, jika di depan rumah sunoo nanti si sunghoon lihat kan jadi gagal acara ketemuannya dia sama sunoo toh?
KAMU SEDANG MEMBACA
share together'sungsunki^
Short Story"kamu harus mau sama kakak!" ucap sunghoon dan ni-ki bersama. "Kamu yakin sunoo jika mereka setia?" -sunghoon & ni-ki ;dom -sunoo ;sub [!!⚠️ALURNYA BISA GUNTA GANTI JIKA NANTI SAYA BILANG HAPPY ENDING BISA BISA JADI SAD ENDING ⚠️!!] Saya akan seriu...
