"kamu harus mau sama kakak!" ucap sunghoon dan ni-ki bersama.
"Kamu yakin sunoo jika mereka setia?"
-sunghoon & ni-ki ;dom
-sunoo ;sub
[!!⚠️ALURNYA BISA GUNTA GANTI JIKA NANTI SAYA BILANG HAPPY ENDING BISA BISA JADI SAD ENDING ⚠️!!]
Saya akan seriu...
"WOW!! Noo!! Lo jadi tokoh utama gilaa nanti pas adegan ciuman lo pada mau bawa camera kga? Kalau gue sih iyaa!" Sunoo menunduk malu pipinya saja sudah menjadi udang rebus, ryujin yeji dan jungwon masih saja heboh dengan vote yang di utarakan bu lilis beberapa menit yang lalu sebelum Bu lilis keluar dari kelas
"WEH WEH, GUE TEBAK HABIS ADEGAN CIUMAN ITU PASTI ADA DRAMA PERCINTAAN!! ekhem sunoo-yaa~ kamu harus milih loh~ hati-hati bebe~" ujar jungwon sembari merangkul pundak sempit sunoo, sunoo yang sudah malu di bikin tambah malu dengan tangan yang meremas ujung baju sekolah nya
"Eh! Kak yeji lo bisa makeup-makeupan kan?"
"Oh jelas bebe~ kenapa by?" Ujar yeji dengan kesombongan dan kepedean yang tingkat kakap
"Iyuh- ,itu nanti kalau udah tepat hari H lo makeupin sunoo yang super duper cantik ya?? Gue pengin liat para buaya jantan pada tepar kaga mehehe, terkecuali buat bebe jay ya!!"
"Nyinyinyi oke! Ehem sunoo~~ nanti pulskull ke rumah tante oke? E-eh kok tante sih?! Ah! Kakak ya?? Nanti kita main makeup artist-artistan"
"U-um uwon..." Sunoo bergeser berdiri di belakang Jungwon,dia malu apa lagi pipi dan telinganya masih merah
"Cup-cup-cup bebe, jangan malu-malu rubah deh udah bilang aja mau kan gampang? Mau gue temenin?" Jungwon berbalik menghadap sunoo tangannya ia angkat untuk mengelus surai lembut berbau mint milik sunoo, inilah cara satu-satunya untuk menenangkan sunoo dari kegugupan jika dia juga malu hanya perlu satu cara agar malu itu mereda
Grep
Ya itu pelukan yang tulus dan hangat, hanya itu yang di perlukan sunoo Tapi ada resikonya..
Hiks..
Sunoo akan menangis... Bukan karena malu ntah lah jungwon juga tidak tau kenapa setiap sunoo di peluk selalu saja menangis, jungwon sus... Jika sunoo memliki masalah di dulu kala yang tidak sunoo ceritakan kepada dia
"Sutt gak usah nangis ih, kamu ada masalah? Sini cerita sama uwon" Jungwon mengeratkan pelukannya ia tau persis jika sunoo sudah menangis akan sulit untuk menenangkan nya
"N-nggak hiks ddeonu c-cuman perlu di peluk eung" ah ternyata ddeonu yang muncul jungwon lega untung saja bukan /sensorrrrrr/ yang muncul
"Ddeonu kenapa muncul hum? Sunoo nya kemana?" Yeji dan ryujin di buat bingung dengan percakapan makhluk tak bersayap di depan mereka,ddeonu muncul? Sunoo kemana? Tolong hilangkan kata error di kedua otak perempuan malang itu
"Um sunoo nya lagi bobo! Shttt jangan berisik yaa~" ddeonu semakin mengeratkan pelukannya, jari telunjuknya ia angkat ke depan bibirnya yang sudah mengerucut
'sunoo tidur? Tumben sekali' batin jungwon bertanya tanya, biasanya sunoo tidak akan tidur jika ddeonu mengambil alih tubuhnya sunoo akan melihat setiap gerak gerik tubuh nya yang di rasuki dengan roh lain tapi ntah kenapa sunoo tidur..
"Kenapa sunoo tidur hm?" Tangan jungwon terangkat untuk mengelus pipi halus itu sesudah mendorong pelan tubuh sunoo agar menghasilkan jarak
"Hiks..."
Eh? Jungwon bingung? Ddeonu yang biasanya ceria dan punuh energi menangis? Apa jangan jangan karena....?
"S-sunoo hiks bilang kalau dia cape hiks t-terus sunoo bilang m-mau hilang aja dari b-bumi biar ddeonu hiks ada teman di taman itu...d-ddeonu gak tau kenapa... T-tapi ddeonu nyangka k-kalau su-" cepat-cepat jungwon menutup mulut ddeonu, dia tidak mau jika /sensorrrr/ di ketahui semua orang cukup keluarga sunoo dan dia saja yang tau
"A-haha baik-baik udah ya ddeonu, mending jalan-jalan aja yuk! Mau beli apa? Nanti uwon beliin" ddeonu mengangguk lucu, tetapi sorot matanya menatap ke belakang jungwon
"Eung..? I-itu ciapa? Ddeonu atutt.." ddeonu menuding ke arah belakang jungwon, ntah kenapa ddeonu takut jungwon belum melihat siapa dan makhluk apa yang ada di belakang dia, sampai-sampai ddeonu yang ia sayang sampai ketakutan dan bersembunyi di dalam pelukannya lagi
pelahan jungwon memutar badannya dengan tangan yang masih memeluk tubuh sunoo erat
"Jungwon..."
"ASTAGA! KUNYUK! Ni-ki!!!"
Ni-ki menatap datar jungwon, ia beralih pandangan ke sunoo yang masih di dalam dekapan jungwon
"Napa lu peluk-peluk sunoo hah?!" Ni-ki ingin menarik tangan sunoo dari pinggang jungwon tapi naas sunoo plh makin erat memeluk jungwon sampai-sampai jungwon seperti di himpit dua dinding
"Huwaaa!! Uwon! Dia ciapa?! Ddeonu atutt gak mau sama om itu!" Ddeonu menyembunyikan kepalanya di dada mulus jungwon yang membuat pemilik dada itu terkekeh geli akibat rambut yang menusuk menembus bajunya
"Eh? Ddeonu? ... Sifat anak kecilnya sunoo?" Jungwon mengangguk membenarkan perkataan ni-ki,nah keadaan para ciwi ciwi masih sama error..
"Hy mau kenalan sama saya?" Ni-ki mendekat ke badan sunoo yang masih memeluk jungwon, sunoo nya mlh ketar ketir kya mau di culik ama om-om pedo
"Hiks.. uwon nddaa mau! Nddaa mau! D-dia seperti om-om yang di jalanan bertato itu hiks... Uwonn!!" Ddeonu menangis di dalam pelukan jungwon hidungnya yang sudah memerah membuat ni-ki semakin ingin membuat pujaan hatinya menangis keras
"Muwehehehe nuggulee?~ ramyon?~ hahahaha nuggulee??~~ kiw ahay" ni-ki bergelantungan di tangan ddeonu yang mampu membuat ddeonu menangis keras sampai-sampai jay dan sunghoon menghampiri mereka
"NDDAKKK!! HUWAAA HIKS... UWONN!! NDDAANDDAAA DDEONU NDDAA NAKAL HIKS... JANGAN PEGANG-PEGANG TANGAN DDEONU HIKS... K-KAMU SEREM H-HIKS... U-UWONN DDEONU NDDAA MAU CAMA DIAA!!" ddeonu mengibar-ngibarkan tangan yang ni-ki pegang dengan kasar, jungwon saja sampai kewalahan menghadapi keributan mereka berdua
"Ni-ki!! Lu jangan jahil sama sunoo" sunghoon menarik sunoo ke dalam dekapannya mampu membuat pegang ni-ki terlepas dari tangan sunoo
"Sunoo gak papa kan?" Sunghoon memegang kedua pipi chubby itu dengan kedua tangannya agar menghadap ke depan muka dia, dengan usap-usapan lembut dengan kedua ibu jari sunghoon mampu membuat ddeonu luluh dan terpesona dengan cepat
Entah reflek atau sengaja ddeonu memeluk erat sunghoon tangannya terangkat untuk menuding ke arah ni-ki berdiri "d-dia jahat sama ddeonuu!! Ddeonu nddaa suka!"
Wajah sunghoon berekspresi seperti bertanya ke arah jungwon "nama masa kecil dia" itu jawaban jungwon
Sunghoon mengangguk pelan pandangan beralih lagi ke ddeonu yang setia memeluk dengan kepala yang terangkat untuk melihat wajah tampan sunghoon dari bawah dagu
"Kakak? Pacarnya sunoo yaa??"
TBC
haha maaf lama update
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.