panic

1.5K 130 30
                                        

Update!! 😁🙏🙏

Jangan lupa vote dong fren, thanks 💗

Maap kalo banyak typo

Happy reading

────────────────────────

Setiap seminggu sekali, teman teman oikawa selalu pergi berkunjung ke rumah nya

Tapi sudah dua minggu ini kuroo tidak pergi dengan kenma, saat di tanyai kenapa pasti kuroo menjawab kenma tidak mau ikut

Yang lain hanya mengangguk karena mereka pasti tau alasan kenma tidak ikut itu karena ingin fokus pada game nya

Teman teman kuroo juga bingung kenapa kuroo bisa bertahan sampai sejauh ini, yang mereka tahu kuroo selalu berada di samping kenma

"Oii kuroo, lo lagi ada masalah ya sama kenma?" Bisik akaashi, kuroo menggeleng

"Gausah boong, tadi kenma tanya lo" ucap akaashi

"Ohh yaudah" ucap kuroo acuh, sebenarnya akaashi sedikit kesal dengan jawaban kuroo yang tidak jelas

Tapi ia juga tidak mau memancing keributan, oikawa dan ushijima sudah di dalam rumah sedangkan yang lain masih di halaman belakang

Mereka biasa menginap ketika malam minggu, jadi rumah ushijima dan oikawa menjadi ramai

Alasan oikawa masuk terlebih dahulu karena khawatir dengan bayi nya, ia hanya menurut apa kata leluhur


....


Sekarang oikawa sedang menonton tv berdama dengan ushijima, atsumu dan sakusa. Sebenarnya ushijima dan sakusa masih agak canggung tapi mau bagaimana mana lagi

Oikawa dan atsumu sedang asik mengobrol jadi atsumu harus mengikuti oikawa masuk ke dalam rumah

"Hooo jadi itu rahasianya" ucap atsumu sambil menutup mulut, oikawa merebahkan tubuhnya di atas sofa

"Cape ya?? Tidur sana udah malem" ucap atsumu, oikawa mengangguk sambil tersenyum

Ushijima mengelus kepala oikawa lalu mencium keningnya, oikawa menepuk nepuk pipi ushijima dengan pelan

Bibir oikawa bergetar, tangannya mencengkram pundak ushijima dengan erat

"Ahh ushiwaka" ucap Oikawa sambil memejamkan matanya, ushijima terlihat tenang tapi ia juga sangat panik

"Kenapa? Kenapa???" Ucap ushijima sambil mengusap keringan yang ada di dahi oikawa

"Sakit" ucap Oikawa sambil menatap ushijima, ushijima langsung mengangkat tubuh oikawa, teman temannya juga ikut panik dan langsung mengikuti ushijima ke rumah sakit


.......



Ushijima sedang mengepalkan tangannya sambil terus berdoa, ayahnya berada di samping dan menenangkan ushijima

Akaashi dan sugawara datang membawa beberapa makanan untuk mereka

"Ayah ini air hangat" ucap akaashi sambil memberikan segelas air hangat untuk ayah ushijima, mereka semua memang memanggil orang tua ushijima dengan sebutan 'ayah'

Tidak lama kemudian kenma datang dengan tergesa-gesa dan menghampiri sugawara dan osamu, atsumu tampak di depan pintu ruangan oikawa dengan wajah tak kalah panik dari ushijima

"Tidak perlu panik ushiwaka" ucap ayah, ushijima menatap ayahnya dengan wajah khawatir

Sekarang perasaan ushijima campur aduk karena takut kejadian ibu nya akan menimpa oikawa juga


.......



"Aku tahu pikiran kau tertuju kesana, tapi tidak baik  berfikiran negatif seperti itu" ucap ayahnya, ushijima mengangguk lalu menghela nafasnya

Di sisi lain

Kuroo berusaha untuk menghindari tatapan dari kenma, ia memang benar benar berusaha untuk menjauhi kenma karena keputusan sendiri

Kenma berjalan ke arah kuroo dengan wajah dinginnya, ia mencengkram kerah kuroo dengan erat membuat kuroo sedikit tersungkur

"Kenapa kamu ga ngabarin aku akhir akhir ini, kenapa kamu jauhin aku, kamu kenapa?!" Ucap kenma, ia menangis karena terbawa suasana

Ia juga kesal karena kuroo hanya diam, yang lainnya sedang menarik tubuh kenma supaya jauh dari kuroo

"Kenma, tenang" ucap sugawara, kenma menghapus air mata nya lalu diam sambil menenangkan diri


......


(Gue baru inget nama bapaknya ushijima takashi utsui, itu juga ndadak search karena ribet bngt pake ayahnya ayahnya:D)

Takashi menghampiri kenma dan kuroo karena keributan tadi

"Oke, abis ini pasti kena ceramah" batin osamu

"Kalian berdua punya masalah apa?" Tanya takashi

"Itu, sebenernya bukan masalah yang serius" ucap kuroo sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal

"Tidak mungkin, lihat. Kekasihmu sampai menangis" ucap Takashi, kuroo menghela nafas panjang lalu menceritakan masalah nya pada ayah ushijima

"Kau ini bodoh sekali" ucap Takashi sambil menepuk nepuk perut kuroo dengan tongkat kayu nya

"Mengambil keputusan sendiri tanpa memberitahu pihak lain itu jelas membuat mereka salah paham"

"Bicaralah dengannya, walaupun di acuh kan tapi kau tidak akan di salahkan jika terjadi nya keributan"

"Lihat sekarang, kau bertengkar dengan nya karena keputusan mu yang kurang tepat, minta maaf" ucapnya

Kuroo menghampiri kenma lalu meminta maaf padanya

"Maaf" ucap kuroo sambil memalingkan wajahnya, tapi sesaat kemudian paha kuroo di pukul dengan tongkat kayu tadi

"Minta maaf lah karena kau merasa bersalah, buka karena disuruh, ulangi" ucap nya lagi, kuroo sedari tadi menahan sakit karena perut dan paha nya di pukul cukup kencang

Kuroo memeluk kenma dengam erat dan di balas oleh kenma

"Maaf ya kitten" ucap kuroo sambil menciumi puncak kepala kenma, kenma mengangguk lalu ndusel di dada kuroo

......

Salah satu suster datang menghampiri mereka

"Suami oikawa??" Tanya suster tersebut, ushijima langsung berdiri

"Mari ikuti saya" ucap nya lalu ushijima mengikuti suster ke ruangan admistrasi

Setelah itu ushijima di panggil oikawa untuk menemani nya di dalam, ushijima hanya menutup mata saat perut oikawa di sobek

Ia tidak tahu apa yang mereka lakukan pada istrinya

Tidak lama kemudian ushijima menghampiri brankar oikawa dan menciumi tangan nya, ia menangis karena oikawa sudah melahirkan anaknya dengan selamat

Oikawa ikut menangis tapi tidak lama kemudian ia tertidur, awalnya ushijima panik karena oikawa tiba tiba menutup mata nya tanpa mengucapkan kata sepatah pun

Tapi dokter bilang itu hanya efek dari obat bius, jadi ushijima mengangguk paham walaupun merasa ada yang mengganjal




────────────────────────

Dun😻🙏🙏

Jangan lupa vote n komen ya fren

Happy Ending || UshiOi (Omegavers)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang