Melvan menatap dedaunan kering yang berjatuhan dari atas pohon, senyum nya terbit kalau melihat melati berjalan ke arah nya disamping nya juga ada raska abang nya
"Lah ada melvan juga dek" Tanya raska
"..Iya bang, Mel mau jalan bertiga sama kalian boleh ya.. " Ucap melati
"Untuk kamu apa sih yang gak dikabulin" Ucap melvan dan raska serempak
Melati tersenyum melihat tingkah abang dan sahabat nya, melati berjalan ditengah raska di sebelah kanan nya sedang kan melvan di sebelah kiri nya
Mata melati berbinar saat melihat toko coklat, raska dan melvan yang menyadari nya langsung saja mengikuti arah pandangan melati "..kenapa mau coklat hmm..?"tanya melvan pada melati
" Mau banget, kita beli yuk kata orang itu toko semua nya isi coklat ada bermacam jenis nya juga"ucap melati begitu riang
"Yaudah yuk kita beli" Ucap raska
Mereka bertiga memasuki toko coklat itu dan benar saja ada banyak bermacam jenis coklat disana
Melati berdecak melihat banyak coklat yang menurut nya sangat menggoda
Melvan dan raska membeli bermacam coklat untuk mereka bertiga, melati tersenyum bahagia saat melihat itu ia berharap suatu hari nanti hubungan mereka akan tetap seperti itu
"..Nah ini udah selesai kita bayar dulu yuk.."ucap melvan sambil membawa banyak coklat ditangan nya
" Abang juga udah nih "ucap raska yang datang dari arah belakang melvan
"Yaudah yuk kita bayar udah gak sabar banget mau makan tuh coklat" Ucap melati membuat melvan dan raska terkekeh pelan
Mereka sampai dikasir "berapa mba" Tanya melvan sopan
Sedangkan mba kasir yang melihat ketampanan raska dan melvan membuat nya tidak konsentrasi
Melati yang melihat itu langsung menatap tajam mba kasir nya "eh mba itu ditanya bukan nya dijawab malah ngeliatin kek gitu" Ketus melati
Mba kasir itu tersentak kaget mendengar ucapan ketus dari melati, ia tersenyum kikuk melihat tatapan dingin dari raska
"Eummm total nya 754.000 ribu kak! " Ucap mba kasir itu sambil menunduk ia tidak berani menatap raska ataupun melati
Saat melvan akan mengeluarkan uang dari dompet nya langsung saja melati mencegah nya ".. Biar aku aja kak yang bayar ntar mba kasir nya kesenangan lagi.., " Ucap melati menatap sinis mba kasir nya
Melvan hanya menggelengkan kepala melati itu sangat posesif pada nya
Melati mengeluarkan uang ratusan ribu dan menaruh nya kasar
"Tuh mba uang nya sisa nya ambil aja lain kali jangan liatin mereka berdua begitu lagi kalo sampe terjadi tuh mata aku tusuk pake garpu" Sinis melati
Raska tertawa terpingkal-pingkal mendengar ancaman adik nya, bukan nya takut hanya saja mereka merasa lucu melihat tingkah melati...
****
Spam next....
Komen...
Vote....
Follow...
Kalo ada typo harap maklum
Sad ending-happy ending
Pesan untuk melvan?
Pesan untuk melati?
Pesan untuk raska?
Pesan untuk mba kasir nya? 😂😂
Pesan untuk author??
Oiya untuk beberapa hari kedepan aku gak update dulu ya soalnya lagi sibuk banget 🤗🤗🤗

KAMU SEDANG MEMBACA
2 MEL (MELVAN DAN MELATI)
Teen Fiction{BANTU FOLLOW, KOMEN, AND VOTE} kisah cinta yang sangat rumit ialah ketika kita mencintai seseorang yang se-Aamiin namun tak se-iman, bisakah cinta itu bertahan atau kah harus hancur karena sebuah kenyataan yang sangat bertolak belakang bisakah dua...