Bagian 1

222 39 10
                                        

Klik bintang di pojok kiri!!
Semoga suka!!
.
.
.
.


Seorang gadis cantik, imut nan polos.g kini terbangun di ruangan yang serba hitam.

"Lah? INI DIMANA WOI?! Bukannya tadi aku pingsan?" Gumam (Name).

"Kon'nichiwa (name)-san." ???

Suara khas bariton seorang lelaki terdengar di gendang telinga (name).

"Eh? Anj– Siapa ya?"

"Perkenalkan nama ku Rio, apa kau mau ke dunia anime yang sangat kau inginkan?" Tanya Rio tersenyum hangat.

Seorang pria berambut biru yang mencolok, warna mata yg senada dengan rambut, dan memakai baju serba biru itu melihat (name) lembut.

Seorang pria berambut biru yang mencolok, warna mata yg senada dengan rambut, dan memakai baju serba biru itu melihat (name) lembut

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

(Sumber: pinterest)

"M-maksudmu?" Bingung (name).

Rio tersenyum.

"Sekarang ini tubuh mu kritis di rumah sakit, akibat benturan yang cukup kencang itu mengakibatkan kau kekurangan darah sangat banyak. Serta tulang tengkorak mu retak, bisa di bilang kau mengalami gegar otak." Jelas Rio enteng.

"Eh?"

"EEHHHHHH?!?!"

Rio tersenyum.

"Oh? Ada seseorang yang ingin berbicara denganmu." Ucap Rio, ia pun memanggil orang tersebut.

"Eh? Siapa?" Tanyanya heran.

Lalu terlihat seseorang berjubah serba hitam, membawa sabit besar dan ia menundukkan wajahnya.

"Yo." Sapa orang tersebut.

"Siapa ya?"

"Maaf, aku salah mencabut nyawa orang. Tadinya mau nyabut nyawa orang yang mengetok pintu kamar mu, tapi meleset ... Hehe." Jawabnya terkekeh garing.

"Hah?!"

"Sebagai gantinya kau akan ku kirim ke dunia lain, dan Rio akan membimbing mu di dunia tersebut." Lanjutnya.

Sang malaikat tadi langsung pergi tanpa jejak.
























"YANG BENAR SAJA?!?" Teriak (name) tak percaya.

Rio mengangguk.

"L-lalu a-apa yang harus aku lakukan?" Tanya (name) yang sudah sedikit tenang.

"Seperti yang orang tadi bilang, kau akan ke dunia lain dengan aku yang membimbing mu" Tanya Rio sekali lagi.

"Dunia lain itu seperti apa?" Gumam (name), tentu Rio mendengarnya.

"Yah seperti dunia anime yang kau impikan."

"Baiklah, kau akan ku kirim sekarang." Setelah mengatakan itu, pandangan (name) menghitam dan tak sadarkan diri.

***

"Eh? Hanya mimpi ya?" Ucap seorang gadis entah pada siapa.

Gadis tersebut bangkit dari kasur empuknya dan berjalan menuju kamar mandi, namun langkahnya terhenti oleh pantulan dirinya di kaca.

"Heh?! Kimi ... dare?" Tanya gadis tersebut menunjuk pantulannya sendiri.

"I-ini aku? Cantik sekali."

"Kau sudah bangun." ???

Gadis tersebut menengok ke arah suara berasal.

"Eh? Rio?!" Kagetnya.

"Ya."

Seorang gadis yang rupanya itu adalah (name), terkejut dengan dirinya yang sangat cantik.

"I-ini benar aku? Lalu ... Aku ada dimana?"

"Biar ku jelaskan." Menarik nafas sebentar.

"Kau saat ini berada di dunia Tokyo Revengers, kau itu teman masa kecilnya Sano Manjirou juga Sano Emma. Sekarang ini kau tinggal bersama ku, aku akan menjadi kakak mu." Jelas Rio singkat.

"Lalu tubuh ku?"

"Soal itu ... setelah kau ku kirim ke dunia ini, tubuh asli mu sudah mati, bisa di bilang aku memindahkan arwah mu ke dunia ini." Tambahnya.

"A-aku mati? Orang tuaku bagaimana?" Tanya (name) sambil berkaca-kaca.

"Tentu saja mereka sedih, karena anak perempuan satu-satunya telah pergi."

"Tapi tak apa, aku akan menjagamu layaknya adik ku sendiri." Ujar Rio hangat.

"Arigatou ... hiks ... arigatou." Ucap (name) memeluk Rio.

"Sudahlah lebih baik kau mandi, lalu sarapan." Ujar Rio sambil menenangkan (name).

Setelah (name) tenang, Rio turun ke bawah menuju dapur. Kamar (name) terletak di lantai dua dekat tangga, samping nya kamar Rio.

(Name) membersihkan tubuhnya terlebih dahulu, karena sekarang hari libur jadinya ia hanya memakai kaos dan celana training.

***

Rio dan (name) sangat hikmat menikmati hidangan yang dimasak oleh Rio.

"Tak ku sangka ternyata kau bisa memasak juga." Ucap (name)

"Yah asal kau tau, di dunia ku, aku juga memiliki seorang adik. Aku ini anak pertama tau." Ucap Rio jengkel.

(Name) tertawa ringan.

"Yaa mana kutau."

Keadaan kembali hening hingga makanan yang ada di piring sudah habis.

(Name) pergi ke ruang TV untuk sekedar meredakan acara gabutnya, sedangkan Rio membersihkan meja makan.

Disaat sibuk mengganti saluran televisi, (name) dikejutkan oleh suara ketukan pintu.

Tok tok tok.

Dengan malas (name) membuka pintu rumah, namun tak ada orang di depan pintu.

"Siap– lah? Kosong?"

"Dahlah." Menutup kembali pintu utama, ia pergi ke kamar.

Hanya sekedar melanjutkan anime yg tertunda, lagi-lagi ia di ganggu oleh suara.

Kali ini berasal dari jendela kamarnya–tunggu, bukankah kamarnya di lantai 2? Lantas makhluk apa yang memiliki tinggi dari 4 meter?

Tok tok.

"Ck, siapa sih?" Kesal (name).

Membuka jendela kamarnya, ternyata....
.
.
.
.
.
.
.
Tbc!

See you!!

Yandere || Hanma S. x Innocent || ReaderTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang