chapter 5

93 13 1
                                    

semuanya benar benar kacau, mereka tidak mengira semua ini terjadi. niatnya mau bersenang senang kenapa malah jadi seperti ini?

pagi ini mereka tidak ada yang berani mengatakan sepatah katapun, tzuyu juga hanya menangis dikursi dekat api unggun yang tak menyala

dilain sisi satu orang merasakan suatu yang janggal akan peristiwa ini. ada sesuatu yang mengganggu dirinya. sesuatu yang mengatakan bahwa semua ini hanyalah ilusi semata untuk menutupi sesuatu yang lebih parah

kematian sihyeon? bukan
kematian yuqi. tidak ada bukti apapun yang menunjukan yuqi sudah tiada, dan pikiran juga rasa curiganya tertuju pada satu orang

aneh banget.. kalo bener yuqi mati dibunuh sihyeon, kenapa sihyeonnya juga ikutan..? mereka kan juga udah sohib dari kecil

dia juga aneh, kok gak ada sedih sedihnya sama sekali

sumpah ini kek aneh banget woy.. gue harus selidiki semuanya

" riki " kakinya melangkah mendekati ni-ki yang sedang terduduk dimulut jurang

" iya kak? " tengoknya sambil mengayunkan kedua kakinya

" gua mau tanya sesuatu.. kemarin lo kan bertiga tuh sama sihyeon yuqi. lo boleh ceritain kronologinya gimana? "

" kemarin sih waktu balik kesini muka ka yuqi pucet banget. beberapa saat kemudian ka yuqi sama ka sihyeon pergi gatau kemana. nah pas pulangnya aku notis kalo ka sihyeon cuma sendiri, gak sama ka yuqi.

akupun tanya ke dia. tapi abis itu dia langsung ngomel ngomel sambil nodong pistol ke aku "

" hmm.. terus pas suara tembakannya lo gimana? "

" aku berusaha lari tapi tiba tiba aja kaki aku kesandung akar pohon kak " cakapnya dengan wajah sedih sambil memandangi bawah jurang

" aahh okey. kalo gitu gua ke tenda dulu ya, lo jangan lama lama gelayutan disini takutnya ada setan " celetuknya sambil bergumam iseng kepada ni-ki

sesaat sebelum ia pergi dari sini, ni-ki menambahkan kata kata yang membuat bulu kuduknya sedikit merinding

" kak.. aku gamau nakutin tapi tadi sebelum kalian semua pergi aku liat ada sesuatu.. " ujarnya dengan suara kecil

" sesuatu... ? ih apaan sih rik, perasaan aja kali " dalihnya menentang ujaran adik dari temannya itu

perempuan itu membalikan badannya. belum ada dua langkah ia berjalan tiba tiba tubuhnya tersentak akan sesuatu yang menampakan diri diujung penglihatannya.. seorang pria yang sangat tinggi berada dibalik bayangan pohon dihutan sana, tersenyum mengerikan seakan bermaksud untuk sesuatu yang lain.

jika dilihat sekilas pria itu terlihat seperti manusia normal, tapi semakin dia menatap pria itu semakin aneh pula aura yang dikeluarkan. pikir saja, bagaimana bisa ada orang yang naik gunung dengan pakaian bak murid asrama tahun 70an yang dihiasi bercak darah kusam?

penglihatannya menangkap pria itu berbisik sesuatu

' kalian akan mati '

" GAHYEON!! "

dirinya terkaget sontak mengeluarkan kata kata mutiara dari mulutnya sambil menyahut panggilan yeri

dan pria itu hilang begitu saja

" YERI BANGSAT! JANGAN BIKIN GUE KAGET DONG! " celetuknya kencang, bahkan terdengar oleh changbin yang dibilang berada lumayan jauh dari tempatnya berdiri sekarang

changbin hanya menggelengkan kepalanya. saat memilah kayu bakar pundaknya tiba tiba disentuh oleh tangan berwarna putih pucat, sontak dirinya membalikkan tubuhnya " YEONJUN?? " ujarnya kaget saat melihat temannya

Day or Die? ; 99L ft. Ni-kiTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang