satu...dua...satu...dua
hap..happ..kiri satu dua..satu dua...hap..happ kananterdengar suara dwi memberi intruksi gerakan tari
okey sekarang kita coba pake musik ajak dwi
di ruang kelas yang sudah kosong hanya ada beberapa murid yang belum pulang untuk latihan rencananya mereka mau latihan di aula tetapi ada anak murid lain yang latihan juga akhirnya mereka memilih di kelas
terdengar suara musik dari ponsel kiera yang kebetulan musik ini pernah kiera pakai ketika di sekopah dulu
dengan lincah kiera dan teman2nya menggerakan badan karena memang semua senang menari tidak sulit untuk menyelaraskan gerakan"kelas XI ipa 2 kok berisik,mereka belum pada balik apa?"gumam tama
seraya berjalan menuju kelas tersebut tama mengintip dari jendela melihat anak murid sedang latihan dance
damar dan irvan yang baru keluar dari ruang musik melihat tama sedang asik mengintip di luar jendela
Hayooo tam ngapain loe??ucap irvan mengkagetkan tama
ehh buset kaget gue van seraya mengelus dada nya
idihh loe ngintipin anak orang
itu mereka lagi latihan dance keren banget apa lagi kiera beuuhhh ucap tamadamar yang awalnya cuek penasaran mendengar nama kiera di sebut,damar pun melihat lewat jendela untuk memastikan benar tidak itu kiera
"udah..yok balik ajak damar"
bentar mar lagi seru jawab irvan dan tama mengintip dari luar jendela
"gakk ada ayo balik damar mendorong tubuh teman2nya
ahhh loe mar gerutu kedua temannyalatihan sampai sini ya guys kayaknya beberapa kali latihan juga kita udah okey puji desi
yukk markipul teriak asep
mereka pun beberes merapikan kembali meja sebelum keluar dari ruangan kelas"kie pulang pake ojeg?"
iya des ini gue lagi order tapi belum dapet aja
"kie,gue duluan ya kakak gue udah jemput"
okey des ati2 byeeetersisa kiera di depan gerbang sekolah sedari tadi kiera mencoba order ojeg online tapi error,kiera melirik jam yang menunjukan jam 5 sore hanya ada beberapa pedagang dan kendaraan yang lewat
telepon ayah deh gumam kierahallo ayah,ayah bisa jemput kiera gak?kiera susah dapet ojeg
ayah mau meeting kiera
ooh gitu ya udah deh kiera cari taxi aja
hati2 di jalan kiera
tutttt panggilan terputus
kiera melirik mencari taxi tapi gak ada juga yang lewat ke depan sekolahnyatik...tikkk...tiikk
gludugggggyaahhh hujan kiera medongak ke atas langit melihat rintikan hujan yang turun,bergegas kiera berlari ke pinggiran sekolah untuk berteduh matanya terus tertuju ke jalan mencari taxi yang lewat,mau naik angkutan umum kiera tidak tahu jurusan apa setengah jam kiera berdiri hari pun sudah mulai gelap seraya trus mencoba aplikasi online untuk mencari kendaraaa
titttt...titttt
terlihat sebuah mobil berhenti di hadapan kiera,membunyikan klakson dan membuka kaca mobil terlihat orang di dalamnya melambai memanggil kiera,karena hujan yang deras kiera tidak dapat melihat siapa yang memanggilnya hingga tidak lama orang di dalam mobil tersebut turun,kepalanya di tutup menggunakan jaket yang hampir menutupi wajahnya menghampiri kiera,kiera panik kenapa orang itu turun melihat sisi kiri dan kanan jalan yang sepi dan sudah mulai gelap
kiera refleks menutup wajahnya dengan tangan karena takut"kieraa kok belum pulang?"
suara yang tidak asing gumam kiera dalam hati memberanikan diri membuka tangan yang menutupi wajahnya
Damar ngapain?
"di tanya kok malah nanya balik"
ehh ini mar,gue gak dapet ojeg maupun taxi buat pulang ucap kiera lirih
"gue anterin balik"ajak damar
ttaaapi mar
"udah ayo,disini rawan kalau malem jalanan sepi ojeg atau taxi jarang yang lewat sini
yok damar menarik lengan kiera serta menyelimuti kepala kiera dengan jaketnya agar tidak terkena air hujan menuju mobil"didalam mobil kiera hanya diam karena bingung mau ngomong apa
thanks ya mar,sorry gue jadi repotin loe
gak usah sungkan kiera,kita kan tetanggaan lagian loe juga pernah bantuin bunda
ucap damar dengan senyum manisnyasesampainya di rumah kiera melihat ibunya yang bolak balik
"kiera"teriak maya setelah melihat anaknya pulang
"kie,ibu khawatir kamu udah jam 7 malam belum pulang,ibu telepon kamu gak di angkat,ibu hubungi ayah kata ayah tadi kamu minta jemput"
maaf bu hp kiera mati,tadi kiera susah cari taxi
"tapi kamu gpp kan?"
gpp kok bu,tadi kiera ketemu temen sekolah dia yang anterin kiera pulang
"temen kamu mana?"
udah pulang bu,bu kiera mau mandi baju kiera lembab pinta kiera
"iyaa sayang kamu mandi trus makan ya""Mar,loe dari mana sih?gue bangun loe gak ada ucap yusuf di dalam kamar damar"
dari luar gue jawab damar singkat
"loe keluar pake mobil tapi badan loe kok basah sih?"
keepoooo jawab damar seraya melemparkan kaos nya ke arah yusufsesaat sebelumnya
halooo maya ini aku dewi,may aku baru tau kamu balik ke bandung ya?nama anak kamu kiera kan?iyaa dong tau tempo hari aku ketemu sama anak kamu itu di minimarket anaknya cantik baik,sekarang kiera lagi apa May?oohhh gitu kiera belum pulang lagi latihan dance di sekolah
heheh iyaa may nanti aku mampir ke rumah kangen aku maysepenggal percakapan bunda dengan ibunya kiera yang tidak sengaja di dengar damar,damar melirik jam di ruang tamu menunjukan jam 6 di sekolah kan batas untuk kegiatan itu jam 4 sore kok kiera belum pulang gumam damar dalam hati
bergegas damar naik ke kamar nya mengambil ponselnya mencari nama
des..
iyaa kak damar gak salah ini kak damar hubungin aku??dengan emot love
des,loe udah balik?
udah dong kak dari jam 4
kiera?
kiera juga udah kak tadi kan bareng desi
oh okey des
kak..
kak
p
iihh ilangdesi udah balik,kenapa kiera belum gumam damar
gluduggggg hujan deras di luar
damar pun bergegas turun meninggalkan yusuf yang sedang tidurbunda,damar keluar dulu
hujan mar
pake mobil kok bunda
iyaa
damar menancap gas menuju sekolahannya sesampai disana damar melihat seorang gadis berdiri di sisi gedung sekolah dengan rambut yang sedikit basah
"Kiera"
KAMU SEDANG MEMBACA
Kiera Anandita
Teen FictionKiera Anandita panggil saja kiera semenjak kakeknya meninggal dunia ayah kiera harus kembali ke bandung untuk mengurus perusahaan peninggalan dari kakeknya semenjak usia 5 tahun kiera serta orangtuanya pindah ke jakarta karena ayah kiera ingin mand...