07][death

866 63 16
                                        

"nik, kamu tenang disitu okay?"ucap Jay, dia menemukan ni-ki dengan wajah penuh lebam, sudah ada haruto di sampingnya, tapi sambil menodongkan pistol dikepala Ni-ki.

"K-kak tolong hiks...."haruto tertawa atas ucapan ni-ki.

"Haha, kalo Lo mau niki selamat, cerai in ni-ki, biarin dia sama gue!"teriak haruto sambil tertawa.

"Gue gak nyangka Lo begitu, ruto!"sahut Jay tak menyangka.

"Ck, ya gue berlaku baik itu biar bisa rebut ni-ki dari Lo, haha!"balas haruto.

"Haruto, lepasin gue mohon..."lirih ni-ki, sudah lelah.

"Gue gak akan lepasin Lo begitu aja!"sahut haruto, membuat jantung ni-ki berdegup kencang, takut-takut menatap mata sengit haruto.

"Jangan sakitin ni-ki, ruto!"teriak Jay kesal."mau Lo apa sih?!"lanjutnya.

"Yang gue mau, ni-ki jadi milik gue"jawab haruto.

"Gue gak akan serahin ni-ki ke Lo!"bantah Jay tak terima.

"Yaudah.."haruto berancang-ancang ingin menarik pelatuk pistol itu.

"JANGAN!"bantah Jay cepat, bimbang untuk memilih.

"Kenapa hmm? Takut ni-ki mati ya?"tanya haruto meledek. Jay mengusak rambutnya kasar.

Tanpa sadar, ni-ki telah berhasil membuka ikatan tali ditangannya. Jay yang melihat ni-ki mulai mendekat.

Ni-ki dengan mental yang kuat, langsung berlari menuju Jay, haruto kaget, dia ingin menembak Jay. Entah apa tujuannya, tapi ni-ki melihat itu.

DOR!

Haruto telah menarik pelatuk itu, ni-ki berlari sekencang-kencangnya, dan melindungi Jay.

Hap!

Jay berhasil menangkap tubuh lemas ni-ki, darah ingin sekali keluar dari perut dimana ada janin disana.

Haruto mematung, apa yang telah kulakukan? Batinnya.

Mata Jay menitihkan air mata, memegang pipi gembul ni-ki, mengelusnya lembut.

"N-nik, yang kuat ya... Kaka mau panggil ambulans dulu y-ya?"ucap Jay bergetar menahan tangisnya.

Ni-ki menatap mata Jay yang basah akibat air mata.

"K-kakh, maafin Iki yaa.. Iki gak bisa jaga diri hiks.."air mata ni-ki jatuh, perutnya terasa nyeri akibat tembakan tadi.

"Maafin Kaka juga nik, k-kakak gagal jagain kamu hiks..."balas Jay, lalu Jay menatap mata haruto yang kosong dengan sengit, Jay ingin mendekat ke haruto, tapi ni-ki menghalaunya.

"J-jay ni-ki, maafin gue, g-gue gak bermaksud bunuh anak kalian.."lirih haruto.

"MAKSUDNYA APA HAH?! LO UDAH BUNUH ANAK GUE! SEJARANG NI-KI UDAH SEKARAT GOBLOK!"Jay telah emosi.

WIU.

WIU.

Suara ambulan dan polisi telah datang, Jay mengalihkan perhatian nya.

"Pak cepat bawa istri saya, dia sudah sekarat.."mohon Jay. Dengan segera perawat dari rumah sakit membawa ni-ki dengan ranjang darurat.

Haruto telah ditangani oleh polisi, dengan tatapan kosong dia mengikuti sang polisi, perlahan-lahan air matanya turun.

Omong-omong, jeongwoo juga telah ditangkap sebelum haruto.

"Awas aja istri gue sampe meninggal, haruto"geram Jay.

••••

Sunoo, Jungwon, zoa, dan Monday langsung panik mendengar kabar dari Jay, langsung saja mereka datang ke rumah sakit.

"Kak, sabar ya, ni-ki pasti kuat kok, kita hanya perlu doain dia, walaupun udah ketebak janin di dalam perut ni-ki meninggal"suara Sunoo mengecil saat mengatakan 'meninggal'.

"Iya noo, gue tau, tapi pas di mobil tadi ni-ki udah pucet banget noo"balas Jay sedih. Yang ada disana ikut sedih mendengar suara lirih Jay.

"Nak, gimana keadaan ni-ki?"tanya hanbin yang khawatir.

"M-maafin Jay, mah.."lirih Jay. "Dokternya belum keluar mah"sambungnya.

Hanbin memeluk Jay, tapi Nicholas tidak, dia menampar pipi Jay.

PLAK!

"SAYA UDAH BILANG JAGAIN NI-KI, kenapa kamu gak bisa jagain dia hiks..."Nicho tak kuat menatap Jay yang sama sedihnya, wajah Jay tertoleh ke samping.

"Maafin Jay, pah.."lirih Jay.

"Pah tenang dulu.."ucap hanbin menenangkan suaminya.

"Jay!"panggil kei.

PLAK!

"Yah, tenang dulu"ucap Seon.

"GIMANA AKU BISA TENANG, SEON! JAY GAGAL JAGAIN NI-KI SAMA JANIN DIDALAM PERUT ITU!"bantah kei.

"Ayah! Ini rumah sakit, kalo mau marahin Jay, nanti dirumah aja!"omel Seon, kei sedikit kalem.

CKLEK.

pintu ruangan UGD itu terbuka, menampilkan sosok dokter, semua orang yang disana segera berdiri, mengerubungi dokter itu.

"Bagaimana keadaan istri saya Dok?"tanya Jay.

Dokter itu menghela nafas kasar."pasien bernama ni-ki dinyatakan...."

-----------------------------------------------------------

Cie saya gantung, alurnya ketebak gak nih guys??

Jangan penasaran yak, karena saya ingin hiat.
































































Eeeeee,






















Tapi..





























Bo'ong.

Stay With Me || JayKiCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang