bagian 11

2K 39 0
                                        

malam hari pun tibaa chimon sedang berdiam diri di kamar dengan piama putih bercorak biru yang kebesaran chimon tidak memakai celana dari piama itu iaa hanya menggunakan boxser short pants yang di tutupi oleh piama tersebut

"apa aku harus kabari mommy lagi?"tanya chimon pada diri nyaa sendiri yang terus menerus menatap ponsel nya

namun tanpa di sadari jari jemari nyaa menekan nama ibu nyaa untuk memanggil
"shiaa"panik chimon namun talian sudah tersambung

"haloo kenapaa naak?"

"m mommy chimon tidak ikut naa ke australia chimon masii ingin di thailand meneruskan kuliah nyaa"

"tidakk sayang kamu harus ikut dengan mommy besok kamu ke mashion dady mu menjemput kitaa"

"momm naa naa naa"

"tidak sayangg mommy sudah sepakat dengan dady mu"

"momm chimon mohonn"

"tidak monn begini saja jikaa chimon mendapatkan nilai yang besar di australia chimon bisaa kembali disini"

"tapi mom itu duaa taun sangatt lama chimon baru pindah kesini lima bulan yang lalu"

"sudah naa ini sudah malam besok kitaa harus ke bandaraa"

tautan pun terputus chimon mengelah nafas nyaa pasrahh dengan hati nyaa sangat tidak nyamann

nanon dan ohm sudah berada di ambang pintu mendengar percakapan chimon dan mommy nyaa
chimon mendonggak menatap keduanyaa dengan mata yang sudah berkaca kaca yang siap menjatuhkan air matanya tanpa mengedip

kedua nyaa mendekati chimon dan memeluk nyaa chimon menangiss pasrah di hadapan keduanyaa
"hikss emmm hikss"isakk chimon mulaai bergemaa di sudut kamar nyaa

"sssthh jangan menangiss kami mengerti"ucap nanon namun hati nya sangat sakit melihat kekasih nyaa pergi itu tidaklah sebentar bagi mereka

"ttapii ak hikss akuu ttidak bbisaa berj hikss janji aakan kkemabalii hikss"isak chimon berusaa berbicara dengan jelas

"heii anak baikk chimon kau pasti bisaa anak baik seperti mu tidaklah menyerah dengan mudahh"ucap ohm berusaha menenangkan chimon

"ttidak kahh kkau beri kami hadiah sebelum kau pergi?"tanyaa nanon chimon berhenti dengan tangis nyaa menatap nanon

chimon tidak bodoh iaa mengerti dengan apa yang di katakan nanon chimon mulaa menenangkan diri nyaa yang masi tersedu sedu

setelah sudah tenang ia berdiri nanon dan ohm tidak menyadari jikaa chimon sedari tadi tidak memakai celananyaa

chimon berdiri dengan tangan yang terlentang dengan tulang selangka yang menonjol dengan kissmark yang mereka buat kemarin karna piama yang kebesaran paha yang bersih tanpa adanya bercakan sedikit pun

"emm hadiah?"tanyaa chimon dengan nada ejekan
ohm dan nanon mulaa berdiri dan mendekati chimon namun naas chimon langsung berlari membuka pintu kamar mandi dan masuk

"bermain solo saja sanah!"teriak chimon dari kamar mandi
"heii mon kau jahatt"ucap ohm mengetuk beberapa kali pintu kamar mandi

"tidakk! kau ohm kan bisa bermain dengan naon!"teriak chimon dari dalam namun tidak ada jawaban dan hanya ada suara pintu yang terbuka lalu menutup kembali

"apaa mereka marahh?lalu pergi keluar kamar?"tanyaa chimon pada diri nyaa sendiri

Grepp!

"heii bagaimana kalian bisaa disini?"panik chimon saat keduanyaa memeluk pinggang chimon dari belakang

give me your night 1821+Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang