chapter 17

194 26 6
                                        

'sorry, I'm sorry  brother'
--------


Aku benar - benar tidak menyangka tentang semua hal ini, aku sudah membohongi kakak ku dan . . . Masalah tentang 'dia ' . . .
Gua bodoh , apa yang sebenar nya terjadi sih? Aku berharap semua ini adalah mimpi ya . . .mimpi terburuk ku sepanjang masa . . .

Leo: kau sudah tau sekarang bukan begitu?

Marvel; kau tau ?, Aku berharap kalo semua ini adalah mimpi, mimpi yang tak akan pernah pudar dari dalam jiwa ku

Leo: semua sudah terjadi, ini semua nyata  , bukan mimpi maupun fiksi, kau sudah melihat nya pakai Mata kepala mu sendiri kan?

Marvel: aku . . . Benar - benar tidak bisa mempercayai ini

Leo: aku tau apa yang kau rasakan, aku yakin saat Malik mendengar ini juga, pasti keadaan nya juga akan memburuk

Marvel: tidak !, Aku tidak akan memberitahukan semua ini pada nya !

Leo: kau tau ?, Mau kau sembunyikan apa pun ke seseorang, aku yakin apa pun yang kau sembunyikan akan di ketahui oleh orang itu seiring berjalan nya waktu

Marvel: aku tau . . ., Dan aku tidak mau wkatu itu ada di dekat ku

Leo: . . . Sudah lah

Nathan: apa yang sebenar nya kalian bicarakan?

Marvel: Nathan?! Sejak kapan kau si sini?!

Nathan: um?, Baru saja ?

Marvel: kau tau?, Menguping pembicaraan orang itu tidak sopan

Nathan: ayo lah, lagian aku penasaran

Leo: kalo begitu, tutup mata dan telinga mu untuk tidak kepo dengan urusan orang lain

Nathan: kau benar- benat jahat!

Marvel: Nathan bisa kan kau panggil Malik untuk ku?

Nathan: oke .. .

Setelah Nathan keluar dari ruangan privasi ku aku pun langsung melihat ke Leo lagi untuk meminta penjelasan tentang rencana kemarin itu  selama beberapa menit aku tidak mendapat kan jawaban hingga . . .

Leo: seharus nya aku yang tanya pada mu, kenapa kau panggil Malik?

???: Memang kenapa kalo Marvel memanggil ku?

Marvel: Malik?, Sejak kapan kau di sana ?!

Malik: sejak kalian ber dua bertatapan dengan serius

Marvel:' benar - benar di luar dugaan '

Malik: jadi ada apa vel?,

Marvel: um. . . 'Ku rasa aku berubah pikiran tentang apa yang ingin aku sampai kan ' oh ya , aku cuman mau bilang sama lu gua udah berhasil buat ramuan itu dan sekarang aku juga sedang membuat ramuan dan senjata baru

Malik: oh ya ?, Bukan kah itu bagus ?

Marvel: oh ya Lik?

Malik: kenapa?

Marvel: aku. . . Sorry

Malik : buat apa?

Marvel: pokok nya gau minta maaf ,sebelum lu mengetahui apa yang sebenar nya terjadi !

Malik: apa terjadi sesuatu ?

Marvel: ya . . . Dan masalah yang aku dapat bisa merusak mental Mu  . . .

Malik: ? ? ?, Vel ? , Yang benar saja jangan bercanda di waktu seperti ini, kau sedang mendapat masalah apa?

Marvel: kau akan mengetahui nya si waktu yang tepat, walau gua nggak yakin, Tapi aku harap mental mu masih bisa bertahan dengan ini semua saat kau mengetahui nya

Malik : aku benar - benar, tidak mengerti apa yang kau katakan

Marvel: hanya itu yang ingin aku sampai kan kau bisa kembali

Malik; baik lah .























Leo: kau benar - benar tidak mau mengatakan nya?

Marvel: sejujurnya aku ingin mengatakan nya dari awal tapi saat aku melihat kondisi nya yang sakit aku mengurungkan niat ku

Leo: memangnya kau pernah Kelan dengan nya?

Marvel: ya dia adalah orang yang sepesial. . .






------------------------------------------------------
TBC. . .
Siapa sebenar nya orang sepesial itu?

Kalo kalian benar - benar mau tau terus ikuti kisah ini ya!

Menurut kalian ini bakalan sad ending atau happy ending Nih?

Jawab yak!

Semoga kalian suka !

Jangan lupa vote !

Selamat tinggal di next chapter !

Si putih berakar hitamTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang