Dia iri
Dia ingin keadilan
Dia ingin merasakan kasih sayang
Hanya pelukan, atau sekedar pertanyaan tentang kabarnya saja untuk setiap harinya
Apa sang ayah tidak bisa melakukan itu?
Apa sebegitu sibuknya kah sang ayah hingga tak memiliki waktu sedi...
Yeonjun turun dengan perlahan dari mobil ayahnya itu, menatap sebentar kearah taehyung dan membalikkan badannya saat mobil ayahnya sudah mundur untuk pergi ke tempatnya bekerja
Sungguh, ini aneh
"Widihhh dianterin siapa tuh?" celetuk seseorang seraya merangkul bahu yeonjun, berhasil membuat si anak tunggal kim taehyung itu spontan memukul kepala lawan bicaranya
"Anjing! napa lo mukul kepala gw anjir?" sewot anak itu dengan rintihan sakit di akhir kalimatnya, biarkan suruh siapa membuat yeonjun terkejut
"Salah lo, choi soobin"
"Ya ya ya, gw emang selalu salah deh" ujar soobin dengan tangan yang mulai menarik yeonjun kearah kelasnya, sebentar lagi bel masuk bakal bunyi jadi mereka berdua harus cepet-cepet masuk kelas sekarang
"Lo masih mau temenan sama tuh anak?" suara menyebalkan itu berhasil membuat langkah kedua anak laki-laki tampan itu berhenti sebentar di tengah-tengah koridor yang cukup ramai itu
Dan soobin dengan tepat langsung menatap netra seseorang yang sudah berbicara seperti tadi, aduh orang bodoh dari mana ini
"Mau lah, dia kan ladang contekan gw"
Yeonjun yang mendengarkan itu langsung saja menatap soobin dengan kesal, hey! dia di manfaatkan selama ini begitu?
"Tapi tetep aja sih, dia bestie terbaik gw, kenapa? iri lo gak punya bestie pinter hah?" lanjutnya dengan suara meledek andalannya, jangan lupakan wajahnya yang benar-benar tengil itu
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Ngapain iri? temen lo aja hidupnya aib" celetuk seseorang yang berhasil membuat soobin langsung berteriak senang di dalam hati, ahahah targetnya datang dengan sendiri ke hadapan nya
Sedangkan yeonjun, dia langsung memalingkan wajahnya kearah lain karena merasakan sakit di hatinya saat tau kalau orang tadi adalah junsoo
"Yakin lo ngomong gitu?" tanya soobin sedikit meremehkan, berjalan santai kearah junsoo dengan yeonjun yang mengikuti soobin dari belakang
"Kenapa gak yakin? dia lahir aja udah jadi aib orang tua nya, jadi buat apa iri?"
"Wahhh munafik banget lo jadi orang" balas soobin dengan santai, kembali mendekat dan berhenti tepat di depan junsoo
"Gw tau lo ada kaitannya sama semua ini, park junsoo" bisik soobin yang berhasil membuat junsoo menatapnya dengan tajam, sial soobin tidak berhasil dia tipu dengan rumor itu
"Percuma juga sih ladenin lo disini, dadah mantan bestienya yeonjun" dan setelahnya soobin langsung saja menarik yeonjun untuk ke kelasnya, karena tadi dia tidak sengaja melihat guru mata pelajaran pertama nya pergi kearah kelas mereka