PART 5

312 28 17
                                        

Suara bel pun berbunyi menandakan pergantian perlajaran pun dimulai yaitu pelajaran olah raga yang lain pun langsung ke lapangan menyisakan Yasmin di kelas yang sedang tertidur tadi Olivia sudah membangunkanya namu dia bilang dia tidak masuk ke pelajaran olah raga dan dia bilang tolong ijin kan.

Sedangkan dilapangan ada yang main basket, voli, bola dll sedangkan dilama kelas Yasmin yang masih tertidur dan tiba tiba Leon menghampirinya Yasmin membuka matanya sedikit.

"Ini pria tampan dari mana? Ya ampun, apa dia ini jalan menuju ke arahku?" ucap Yasmin dalam hati dan dengan sepenuhnya bangun 

Leon pun memegang anak rambut dan melihat apakah dia mempunyai bekas luka itu

"Ya ampun, sepasang tangan yang lembut ini, benar benar panjang dan cantik."

"Ah mengulurkannya menuju diriku. Ya ampun, jantungku berdebar cepat sekali"

"Dia membuka tirai pintu depanku"
Dan ternyata ada Leon pun terdiam dan tiba tiba Yasmin bangun

"Yasmin"

"Kamu dia"

"Aku.."

"Tidak boleh" berdiri dan langsung pergi meningalkan Leon di kelas

"Yasmin, akhirnya aku menemukanmu" ucap Leon dengan mata sendunya

                                    🦁🦁🦁🦁

Sepulang sekolah Olivia mengajak ketiga temannya itu untuk main ke kafe dulu sebelum pulang kerumah dan mereka pun langsung menuku ke kafe yang di tuju.

"pada mau mesen apa?'" tanya Meisha pada ketiga temannya itu

"Gw chocolate milk shake" jawab Yasmin

"Gw ice blend" jawab Olivia

"Gw iced matcha boba latte sama kentang goreng" jawab Jessica

Oke bentar gw pesan dulu makananya kentang goreng dua kan Meisha pun langsung menuju tempat pesanan dan dia pun langsung kembali dan duduk dan menungu pesanan mereka sampai

"Ah ngeselin banget si tuh orang" ucap Yasmin

"Dia telalu menakutkan" ucap Yasmin sambil mentidurkan kepalanya di atas meja

"Keknya lu sama si Leon makin hari makin deket aja nih" ledek Olivia

"Emang lu sama Leon punya masalah?" tanya Meisha

"Sumpah tuh orang gak jelas banget"

"Udah ah males ngomongin dia" ucap Yasmin

"Lah kan lu duluan yang ngomongin dia Yas" Olivia hanya mengeleng- geleng

Makanan yang di tunggu pun datang dan tiba tiba empat orang pria memasuki kafe dan ternyata itu Leon dkk Yasmin pun berbalik

"Benar-benar  ke mana- mana selalu ada dia" ucap Yasmin

Hape Yasmin pun berbunyi

Drtt..drtt..drttt..

"Halo"

".........."

"Iya hmm"

Yasmin menutup telponya "gw balik dulunya ada urusan" ucap Yasmin kepada ketiga temennya

"Yah cepet banget yaudah deh" sahut Olivia

"pergi dulu" ucap Yasmin sambil dadah

"Iya hati- hati" jawab mereka

Yasmin tersenyum terpaksa karna Leon menghalangi jalannya dia pun meminggir dan Yasmin pun langsung pergi

"mau pesen apa mas?" tanya salah satu pelayan yang menghampiri mereka

"Gak jadi, cabut" ucap Leon dan langsung pergi

                                      🦁🦁🦁🦁

Sesampainya Yasmin di Masionnya ternyata
sepupunya yang masih kecil sudah datang ya tadi Arthur menelpon dia karena sepupuhnya mau menginap. Aska pun langsung berlari kearah Yasmin dan memeluknya dan mengendongnya.

"Apa yang kamu lakukan?" ucap Yasmin kepada Aska

"Dua tahun tidak bertemu, aku merindukanmu" jawab Aska

"Aku juga rindu padamu" sambil mengelus rambut Aska "cepat turun"

"turun!"

"Ah kamu semakin berat saja Aska"

"Iya dong ka aku kan semakin besar" ucap Aska

Den "Makanannya sudah siap" ucap pembantu di rumahnya

"Ayu kita makan dulu" tanya Alfared

"Oke kak" jawab Aska

"Yaudah ayu" ucap Yasmin

Mereka pun menuju meja makan dan langsung memakannya setelah selesai makan Yasmin langsung mau kekamarnya untuk membersihkan badannya setelah selesai dia  mengambil handphone-nya, sebuah pesan masuk melalui aplikasi bernama WhatsApp. Nomor tak dikenal mengirim Yasmin sebuah pesan.

08272666xxxx:
Hai! Kamu Yasmin bukan? Aku harap aku tak salah orang.

Pesan pertama yang membuat Yasmin bingung. Siapa yang mengiriminya chat seperti ini? Sebelumnya tak pernah mendapat pesan seperti ini. Apakah ia harus membalasnya? Yasmin bingung

08272666xxxx:
Kenapa kamu tidak membalas pesan dariku? Aku tahu kamu belum tertidur. Kau bahkan sudah membaca pesan pertamaku. Aku harap kamu membalasnya.

Lagi. Pesan kedua membuat Yasmin semakin bingung. Haruskah Yasmin membalasnya? Sepertinya keputusanya sudah bulat. Ia akan membalas pesan nya. Saat Yasmin ingin mengetik sebuah pesan untuk membalas seorang tak dikenal itu, pesan ketiga pun masuk.

08272666xxxx:
Apa kamu takut? 🥺

Pesan ketiga membuat Yasmin berhenti mengetik. Apa Yasmin takut? Ya, memang benar. Pesan ketiga membuat Yasmin sedikit takut, ditambah lagi sebuah emoji smile pada pesan terakhir. Menurut Yasmin, emoji itu tersirat makna lain yang menakutkan saat orang tidak dikenal mengirimkannya pesan seperti itu. Yasmin membalas pesan dari seorang itu.

Me:
Siapa?

Singkat. Yasmin tak mau membalasnya dengan panjang lebar. Lagi pula ia tak mengenalnya. Bukan tanpa alasan ia membalasnya dengan singkat. itu karena dia males meladeninya.

08272666xxxx:
Akhirnya kamu membalasnya! Save nomorku X. kamu dengan pria yang namanya Leon, apa benar benar tidak dekat? Dia bilang padaku kalian sudah lama mengenal.

Yasmin yang melihat itu pun bingung dan sedikit kesal "Kenapa hari ini selalu ada orang yang menyebutnya? Ke mana mana selalu ada dia." Lalu melihat Handphone-nya dan membalasnya

Me:
Apa? Apa-apaan? Bener-bener, hari ini kenapa selalu ada orang yang membahasnya denganku.

X:
Tidak apa apa, aku merasa dia sangat bagus. Kalian mungkin bisa menjadi teman yang paling baik.

Yasmin melihat lagi pesan dari orang yang bernama X Yasmin tersenyum meremehkan lalu membalasnya kembali

Me:
Tidak terlalu mungkin.

Setelah membalas pesan itu pun langsung berbaring ke kasurnya   karna cape dan ingin langsung tidur namun Aska mengetuk pintu kamar Yasmin sambil merengek ingin tidur denganya dia pun langsung mengendong dan membawanya kekamarnya dan menidurkanya dia pun juga ikut tertidur

LEON Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang