Extra Part 2 - Tim Impian

1.9K 191 86
                                        

Warning Typo !

"Kuroko-cchi tahu-tahu mengirim email makanya aku datang. Aku kira bakal menarik."

Aomine mengetuk ujung sepatunya ke lantai untuk memperbaiki posisi sepatunya "Tapi yah...setelah pertandingan itu, mau gimana lagi. Apalagi ini sudah menyangkut (your name)."

Midorima melirik Aomine "Mustahil kita diam saja nanodayo."

Murasakibara menghela napas "Meskipun merepotkan tapi aku setuju dengan Mido-chin."

Akashi tersenyum kecil "Tapi sepertinya akan seru. Tak kusangka kita akan bermain dalam satu tim lagi." Akashi menatap satu persatu teman-teman yang pernah menjadi rekan timnya di masa lalu.

Aomine menoleh "Yo." Sapanya kearah Midorima yang berdiri di sampingnya.

"Lama tak bertemu." Balas Midorima dengan teko di tangan kirinya. Lucky itemnya hari ini sangat random namun teman-temannya sudah terbiasa akan hal itu.

"Tak kusangka kau datang lebih awal, Murasakibara-cchi." Kise menyapa Murasakibara dan mengajaknya berbicara hal ringan.

"Aku datang cepat agar bisa bertemu dengan (your name)-chin tapi aku malah bertemu denganmu." Bibir Murasakibara mengerucut dan tangannya terlipat di depan dadanya.

"Apa salahnya bertemu denganku ssu ?!"

"Senang melihat kalian semua." Ucap Kagetora, Ayahnya Riko. Di sampingnya ada Riko dan Momoi.

"Lalu, hanya kami saja ? Bagaimana dengan mereka bertiga ?" Tanya Kise yang tidak melihat keberadaan duo maut Seirin bersama mereka.

Tanpa di perjelas lagi Kagetora paham siapa yang di maksud Kise "Iya. Tentu saja mereka juga diundang."

Akashi menoleh "Mereka bertiga yang sudah mengalahkan kami, tentu saja mereka diundang." Kali ini Akashi berbicara dengan kepribadian aslinya.

Semenjak kekalahannya waktu itu, sosok Akashi yang lain bersembunyi dan kepribadian asli Akashi kembali menguasai raga dan pikirannya.

Tepat setelah itu, Kagami, Kuroko, dan (your name) memasuki gym.

"Osu."

"Maaf menunggu. Mohon bantuannya."

"Waah kalian sudah datang rupanya."

Mata Kise berbinar-binar melihat Kuroko dan (your name) tiba "(your name)-cchi ! Kuroko-cchi !"

"Lama tak bertemu." Kuroko membalas sapaan Kise.

"Tetsu-kun !/ Sei-kun !"

Dari jauh Momoi berlari kearah Kuroko dan memberikan pelukan beruangnya sedangkan (your name) menuju Akashi.

Kise langsung menghadang (your name) dengan tangan terbuka lebar, siap memberikan pelukannya namun (your name) berhasil menghindar dan Kise berakhir memeluk dirinya sendiri.

Tidak seperti Kuroko yang sampai terpental jatuh kebelakang, Akashi sudah menyiapkan diri dengan terjangan (your name) sehingga dirinya hanya tersentak mundur beberapa langkah.

Kagami tertegun melihat (your name) yang begitu senang bertemu Akashi bahkan sampai memeluknya seperti itu.

Tapi Kagami teringat ucapan Kuroko.

"Apapun yang Kagami-kun lihat tadi, dulunya mereka tidak seperti itu. Akashi-kun dan (your name)-chan sangat dekat." Ucap Kuroko membuka pembicaraan.

"Bisa di katakan, ketika Kagami-kun melihat sikap Kise-kun terhadap (your name)-chan, kurang lebih begitulah sikap (your name)-chan kepada Akashi-kun."

After Story [Kuroko no Basket]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang