9. pilihan 🪐

347 49 4
                                    

Bright membuka ponsel nya dan mendapatkan beberapa pesan masuk dari Cristin namun sepertinya sudah di baca tapi bright tidak berpikir macam-macam dan segera membalas pesan tersebut

bright: maaf yah gabisa, aku harus menemani win untuk usg janin kami hari ini

Cristin: please dong gw gapunya temen nih cuma Lo yang bisa temenin gw

Bright: nanti ku pertimbangkan

Cristin: okeyy phi aku tunggu yah

Bright meletakkan ponsel nya dan berbaring sebentar untuk memilih antara win dan Cristin

"Sayang" panggil bright

"Yaa kenapa?"

"Kamu hari ini cek sama baba dlu gapapa yah? Aku ad urusan"

"O-oh okee gapapa" win mencoba untuk menjadi pengertian

Bright kembali menghubungi Cristin lewat ponsel nya

Bright: aku kesana yah

Cristin: kamu jadi Dateng? Yeyyy

Bright: iya iyaa tunggu aku

Bright bangkit dan berganti pakaian lalu segera menuju ke tempat nya dan Cristin bertemu

✯✯✯✯✯

Begitu pulang bright melihat win yang terbaring lemas di atas sofa mereka

"Sayang?"

Panggilan bright itu hanya mendapat erangan dari win, bright pun mengangkat tubuh win lalu memindahkan nya di atas tempat tidur mereka

Selesai berganti pakaian, bright membaringkan tubuhhya di sebelah win yang sudah tertidur pulas

Bright mengelus² perut win dan memberikan kecupan hangat di dahi omega nya tersebut sembari berbisik

"I can't lie to my feelings mate..

Keesokan pagi nya win terbangun duluan seperti biasanya

Tapi win merasa tidak enak badan dan pusing di kepala nya lalu di ikuti dengan rasa mual yang membuat win bergegas berlari ke kamar mandi

"Hueekk"

Bright pun terbangun dari tidur nya setelah mendengar suara yang cukup keras dari kamar mandi

"Sayang? Kamu gapapa?" Bright segera mengelus elus punggung mate nya yang sudah kelelahan berusaha memuntahkan sesuatu tapi tak ada yang keluar

Win berkumur dan duduk di sebelah toilet dengan lemas. Bright mengangkat tubuh mate nya ke atas pengakuan dan menepuk nepuk punggung nya lalu bright membawa tubuh win ke atas sofa

"Udah enakan?" Tanya bright

Win mengangguk dan menyandarkan kepalanya di pundak bright

"Kamu sebenernya kenapa?" Tnya bright lagi

Win mengangkat bahu nya tanda tidak tau dan bright hanya mengangguk dan mengelus kepala mate nya yang masih terlihat kelelahan

Bright menelpon emissary pack untuk memeriksa keadaan win

Beberapa saat kemudian emissary pun tiba dan mengecek keadaan win setelah di periksa ternyata win mengalami morning sickness pertamanya

"Ini normal, alpha. Omega metawin hanya mengalami sickness" ujar sang emissary

"Terimakasih, kamu boleh pergi"

"Baiklah, selamat pagi" sang emissary pun meninggalkan apartemen bright dan win

Selang beberapa menit kepergian si emissary, bright mendapat telepon dari nomor Cristin yang tertera di layar ponselnya

Bright sedikit menjauh dari tempat win terbaring dan mengangkat telepon tersebut

Cristin: phiii aku demam

Bright: lalu?

Cristin: kamu gamau nemenin aku? Aku gapunya siapa siapa disini dan kamu tau itu kan?

Bright: suami ku juga butuh aku disini kamu urus sendiri dulu dan semoga cepat sembuh

Cristin: iisshh pokoknya kalo ga Dateng aku marah sama kamu

Bright segera menutup telepon tersebut dan kembali pada tempat win terbaring tadi namun bright tidak menemukan win di sana. Win muncul dari belakang bright dengan wajah masam

"Temenin dia aja dulu, kan masalalu lebih penting" ujar win sarkas

"Udah ya? Aku Gamau berantem. Kamu harus istirahat yang cukup"

Win tak memperdulikan dan mulai membuka laptop yang ada di depan nya

✯✯✯✯⁠✯

Vote and kome please

Maaf yah tiap update selalu pendek pendek dan kadang ga nyambung tapi support terus author dan cerita ini yyahh

See u next part..

🐺After married🪐[baca description] Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang