apa kalian pernah berpikir dengan akan adanya dunia terbalik? Memasuki dunia yg tidak dikenali dan menemukan keanehan didalamnya.
Eropa yang dulu menjadi penjajah berubah menjadi dijajah, bangsa Afrika seketika menjadi bangsa superpower. Bagaimana d...
Ia mendadak tercengang dengan ucapan tuanya barusan. Apa dia tidak salah dengar ?, ini tidak mungkin terjadi, ia sendiri sudah mengenal baik tentang tuanya bahkan sudah menjadi pembantu pribadinya selama 3 tahun lebih.
" Bagaimana ini apa yang aku harus katakan ke yg lain!!, Apa yang mulia mengalami hilang ingatan!? Kumohon jangan!! Ini bencan sungguh bencana!!" Batin emelie, pikiranya meledak dengan kata-kata yang memperparah keadaan.
Semua itu buyar sesat, ketika ia tersadar dengan kelakuanya yg bukan seperti dirinya.
" apa yang aku lakukan!, aku harusnya bersikap profesional bukan celengah celinguh tak jelas, Aku harus mengatasi tuan terlebih dahulu, sepertinya dia tampak kebigungan" Ujar emelie memandang tuanya yg tampak berbeda dari pada biasanya.
" tuan sebaiknya istirahat saja ya untuk hari ini , saya juga melihat tuan tidak kelihatan sehat, sini saya bantu bangun dari tempat berdebu ini " ucap amelie membantu tuanya berdiri.
Setelah ia membantu tuanya, ia pun mengantarkannya ke kursi kerja milik tuanya tersebut.
" ini tuan segelas air putih untuk tuan " ucap emelie memberikan segelas air serta melihat tuanya yang meminum air tersebut.
" apa tuan sudah merasa baikan, saya sungguh minta maaf atas kepanikan saya tadi sampai sampai saya lupa tujuan saya sebenarnya" Ujar amelie yang dibalas angukan oleh tuanya dan senyuman diakhir.
Hal ini sungguh membuatnya keheranan terlebih tuanya terlihat santai dan lebih nyaman untuk di ajak mengobrol, ini sungguh langka dan senyuman itu membuatnya merona seketika tetapi ia menutupinya yang tak disadari oleh tuanya itu.
Tak terduga Suara pintu terbuka dengan lebarnya memperlihatkan sosok ia benci selama ini datang dengan tatapan sinis yang di lontarkan dari sosok tersebut.
INDO POV
Indo melompat kaget melihat kedatangan pria tersebut. Dengan detak jantung yang kencang ia melihat pria itu membungkuk hormat kepadanya.
" selamat pagi yang mulia, maaf atas kedatangan saya yang tiba tiba seperti ini, saya bermaksud kesini untuk memberi tau bahwa ada jadwal pertemuan antara mentri pukul 10:20 dan berangakat lebih awal kurang dari 20 menit itu lebih baik ." Ujar pria itu yang bisa dipangill sebagai arif asisten pribadi indo.
" tetapi sayangnya tuan melewatkan sarapan 10 menit yang lalu, yang sepertinya ada yang tidak melakukan pekerjaannya dengan baik hari ini" cetus arif menatap sinis ke amelie.
Amelie melihat itu pun berjalan mendekati ke arah arif , mereka mengoceh tentang sesuatu hal di balik pintu aku tidak bisa mendengar pasti apa yang mereka bicarakan tetapi ada suatu suara yg pasti dari wanita barusan.
" sudah ku siapankan " ucap malas amelie dan berjalan memasuki ruangan. Dia tersenyum ke arahku seperti tidak ada terjadi apa apa, dengan lembut wanita itu mengarahku ke suatu tempat.
Aku pun mengikuti wanita itu dan tidak berpikiran akan diarahkan kemana yang penting ikut saja.
tapi tidak ku sangka, tempat ini cukup besar seperti istana kerajaan. Barang antik dimana mana dan lorong yang dihiasi emas dan perak, tak terasa kita telah sampai ditujuan tampak para wanita yang lain berjejer membungkuk hormat ke arahku.
Aku hanya bisa menganguk cangung dengan hal ini, kita berdua masuk kedalam sebuah ruangan lain yang sepertinya kamarku yang begitu alangkah luasnya dan seperti biasa mengandung unsur mewah didalamnya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.