Fluff 100%Bible terbangun dan kembali ke 4 tahun yang lalu bertemu lagi dengan biu si pria kecil
di kala saat dia tak punya perasaan
untuk pria kecil itu
setelah kehilangan sosok manis itu barulah Bible menyadari betapa penting nya biu bagi hidup n...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
.
.
"Hah!"
bible menghela nafas panjang. mendapati dirinya yang kembali ke 4tahun yang lalu walau kaget ia juga besyukur dengan takdir rumit ini mungkin dia sedang diberi kesempatan untuk menebus semua kesalahan nya di masa lalu,menebus semua kejahatan nya kepada kucing kecil itu,
biuna simanis yang selalu mengejar diri nya di masa lalu, pria kecil yang tak pernah bible lihat itu akan selalu mendekati Bible semasa dulu
biu yang kepalang sangat menyukai teman kecil nya itu selalu membujuk ayah nya untuk menjodoh kan mereka,sampai ketika mereka menaiki bangku kelas satu sma Bible dipaksa ayah nya untuk setuju bertunangan dengan biu tentu saja untuk kelangsungan bisnis ayah nya itu lah yang di fikir Bible ketika itu
setelah pertunangan tak ada lagi sedikit belas kasih bagi Bible untuk biu semakin lama entah mengapa dia merasa semakin membenci pria kecil itu
sangat cengeng berisik cerewet dan pengadu satu bentakan saja dia akan menangis atau tidak melapor pada ayah nya,lalu Bible akan semakin muak melihat nya
ditahun ketiga Bible tertarik dengan murid baru Tawan Togel, murid pindahan berlesung pipi cukup dalam terlihat cukup manis ketika tersenyum dan sangat lembut juga bukan orang yang manja dan cerewet,suara nya saja sealus tisu bagi dua,Bible cukuk tertarik dengan dia
biu yang melihat kedekatan keduanya tentu saja tidak terima dia merasa diselingkuhi walapun hanya dia yang menjalin hubungan sepenuh hati disini,bahkan biu dengan berani membuli tawan di depan Bible dia ingin melihatkan siapa yang lebih berkuasa disini karna ini pula jabatan ketua osis nya dilepas karna banyak nya murid yang mulai tidak suka padanya, semua orang berfikir dia tidak pantas untuk jabatan itu melihat sikap jahat nya kepada tawan
biu tak begitu peduli lagi dengan jabatannya dia merasa tidak salah disini lagi pula tidak ada kewajiban nya yang dia lalai kan, hanya karna membuli tawan semua orang mulai membenci diri nya dan mengasihani Tawan, dia hanya memberi balasan kepada pria perebut tunangannya
semua perselisihan nya dan Tawan berlanjut sampai mereka menduduki bangku kuliah melihat Tawan yang selalu pasrah dan menangis ketika di buli biu Bible yang sudah di butakan cinta pada tawan tanpa ragu menembak tepat kepala biu tanpa raut ragu sedikit pun di wajah nya
.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
bible sekarang berdiri tegak di depan gedung sekolah nya, pandangan nya tertuju kedepan dimana para siswa berdatangan memasuki tempat keramat ini
sialan haruskah dia melewati semua ini dengan tabah, kembali ke masa lalu dan menjalani rentetan kehidupan yang sudah pernah di jamah nya, ini mungkin akan menyenangkan dengan sedikit mengubah cerita yang lalu mungkin
memakai kembali helm nya, memacu kuda besi merah nya dengan kecepatan sedang ke dalam gerbang sekolah, tenang saja tidak akan ada kebodohan dimasa lampau yang akan terulang lagi, dia akan pastikan .
.
biu berjalan dengan langkah yang terkesan ogah ogahan, kedua tangan yang di satu kan ke belakang menyusuri koridor sembari memantau anak anak yang belum menuju lapangan mereka masih asik di depan kelas bergerombolan seperti mengantri sembako
"woi! kelapangan anjeng!"serunya dengan dengan satu kaki terangkat siap melepas sepatu mahal nya untuk menimpuk kepala mereka
meraka bubar berlari terbirit birit menuju lapangan, siapa yang tidak takut dengan kemarahan biuna sang ketua osis, kucing kecil itu akan berubah menjadi kucing garong jika sedang mengamuk
biu begitu totalitas membantai semua siswa yang menyeleneh melangkah kan kaki pelan, merapikan kerah kemeja nya dan menyisir poni pendek yang sedikit berantakan dia akan melewati kelas kak biben nya mulai menarik sudut bibir mempersiapkan senyum semanis mungkin biasanya Bible dan teman teman nya tidak akan kelapangan sebelum digiring seperti mengasuh bebek,
dengan senyum manis dia berjalan dengan anggun menuju kelas sang pujaan hati tangan nya memegang ujung sweater putih yang dia kenakan tak lupa menarik ujung nya agar menyembunyikan tangan mungilnya dia berusaha tampil selucu mungkin harapan besar semoga saja tunangan nya mau menatap nya, dia akan berusaha
sebelum benar benar sampai di depan pintu dia mengoles sedikit lip untuk menyamar kan bibir pucatnya, ia tentu nya tak ingin bibir pucat itu mengganggu penglihatan Bible seperti kemarin
biu dia memiliki fisik yang lemah bahkan hanya berlari keliling lapangan beberapa putaran pada jam olah raga sudah membuat nya pingsan di tengah jalan dia ingat sekali wajah kesal Bible saat menuju ruang uks sambil menggendong nya dia masih bisa sedikit mendengar apa yang diucap kan Bible
"dasar menyusah kan, sudahtau penyakitan tidak usah mau ikut berlari, nck!! kau seperti mayat hidup selalu saja menyusah kan aku sialan"
biu rasa sudah terbiasa dengan itu semua dia tidak akan terlihat sedih hanya dengan kata kata itu semua dia sudah sering mendapatkan bahkan yang lebih parah pun sudah dia akan baik baik saja lagi pula dia sudah terbiasa bukan
"tak apa biu jangan cengeng biu sudah terbiasa bukan Bible mungkin hanya kesal semua nya baik baik saja"memegang dadanya mengucap kan dengan pelan ya biu dia akan baik baik saja tentu saja memejamkan mata nya agar tak menangis di pagi yang cerah ini
berjalan masuk menuju pintu tapi hanya ruangan kosong yang dia dapat kantumben sekali tak biasanya Bible pergi kelapangan dengan teman teman nya sebelum di giring osis, apa Bible tidak sekolah hari ini berjalan kembali menuju lapangan menertip kan para teman teman nya yang seperti anak rimba kenapa susah sekali mengatur manusia bahkan anak bebek pandai berbaris rapi menyusah kan sekali
dia masih melirik kesana kemari mencari Bible mungkin saja Bible telatkan, bahkan sampai bubarpun Bible masih belum menampakkan pangkal hidungnya
biu rasa pria besar itu mungkin memang tidak hadir hari ini dia berjalan lesu mengitari koridor tentu saja tugas nya belum selesai dia masih harus mengurusi anak itik yang masih berkeliaran padahal bel masuk sudah berbunyi
di depan kelas Bible biu melihat Tayt off dan bright masih bersantai di depan kelas sambil menggoda adik adik kelas yang lewat biu berncana menjadikan mereka tumbal kekesalan nya karna Bible tidak hadir dia akan berpuas puas meneriaki setiap orang yang ada di depan matanya
"WOI ASU!! KALIAN NUNGGU GUE CAKAR DULU YABARU MAU MASUK KELAS"
"aduk dek biu udah maju maju aja muncung nya pagi pagi begini nanti berubah keluar taring loh"ucap of dengan kedipan mata jahil nya
"ngak usah cemasin muncung gue mau maju mundur kek, muncung Lo tu kalau gue lihat adalah mirip mirip babi"
"hahaha anjing rasain Lo off"tay dan bright tertawa cekikikan meledek of yang menganga
"jangan marah marah dong dek biu nanti jadi makin mirip nenek lampir loh"off tentu saja tidak mau kalah berdebat
"ohhh Lo bilang gue mirip nenek lampir ya"biu tersenyum mengerikan kepada off
"siniin kepala Lo gue templang pake sapu nenek lampir"lanjutnya sambil membuka sepatu siap melayang kan ke kepala off tapi tawa bright membuat nya mematung
"hahah bible tumbenan banget tunangan Lo ngamuk gini kalo ada lo hahahaha"