"Satu, dua, tiga" hitung ara setelah hitungan ke tiga mereka pun langsung menjalankan sepedah nya
Hemmmmmsiuuu
"Yeyy menang, ah ara cemen" ucap Shani sambil mengejek ara yg sedang cemberut
"Nggak ah Mami curang"ucap ara sambil cemberut
"lah kok curang?"tanya Shani
"Iya tadi mami ngedipin ara kan ara jadi Mleyot" jawab ara
"Kedipin kayak gimana kayak gini" tanya Shani lalu mengedipkan satu matanya
"Huaa mami jangan gitu dong ara jadi Mleyot" ucap ara karena ia benar benar tidak bisa melihat pesona seorang Shani indira
"Udah cepetan kamu kan kalah jadi kamu harus cium mami"ucap Shani sambil mengedipkan mata kiri nya
Cup
"udah mi lama lama ara diabetes,mustahil kalau papi baik baik aja tiap liat mami ara aja anak mami hampir diabetes apalagi papi, belum lagi orang orang udah mimisan kek nya" ucap ara sambil membayangkan ucapan nya
"Ha ha ha ha, kocak udah ayok ke adik adik kamu yuk" ajak Shani sambil menjalankan sepedah nya ke arah zee dan christy di ikuti ara di samping nya Mereka pun asik bermain
Sedangkan di lain ruangan
"Udah nih put tinggal foto doang" ucap gracio sambil menunduk dan memperhatikan penampilan nya
"Iya mr, mari ke sana"ajak putri
"Jab udah nih tinggal foto" ucap putri jabieb pun mengacungkan jempol nya dan mempersiapkan kameranya
"Siapp... Satu, dua, tiga" gumam jabieb
Cekrek
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.