bbangsaz fanfic
hanni yang lemah dalam pelajaran sejarah dan minji yang lemah dalam pelajaran ekonomi, mereka yang asing satu sama lain dengan terpaksa harus belajar bersama tiap sepulang sekolah.
! warn !
gxg
lowercase
published : february 5, 2023
...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"lo udah makan belum?" tanya minji membuka obrolan, mereka saat ini baru saja memasuki mall.
"sarapan udah, sekarang hampir jam 1 jadi kalo makan siang tentu aja belum" jawab hanni sekenanya, terlalu disibukkan dengan pemandangan di sekitar yang menarik mata.
"kalo sekarang udah laper belum?" tanya minji, dari mulai pagi matanya terbuka sampai detik ini dia belum mencerna makanan apapun, memang tidak biasa sarapan ditambah agenda hari ini yang membuatnya gugup berat.
ia harap hanni juga lapar sama dengan dirinya, "belum laper-laper banget sih, lo belum makan?"
sepertinya minji harus jujur, perutnya seolah berteriak ingin diisi sekarang, ia harus membuat hanni setuju untuk makan siang terlebih dahulu sebelum melakukan kegiatan yang lainnya.
"gue dari tadi malem belum makan, jadi laper banget sekarang" ujar minji mengelus perut datarnya.
"gila lo! itu perut apa engga melilit?" hanni menghentikan langkahnya untuk menghadap ke minji.
"bentar lagi kayanya gue udah memasuki tahap busung lapar" disaat situasi genting baginya minji masih tetap melemparkan candaan agar hanni bisa kalem sedikit, tapi hanni tidak tertawa sama sekali.
"yaudah ayo kita cari makan aja sekarang" hanni pun menarik tangan minji, membawanya ke restoran ramen yang paling dekat dari jangkauan mereka.
"ramen mau ga?" tanya hanni, minji mengangguk setuju, "mau"
mereka tidak menghabiskan waktu lama untuk memesan dan yang dilakukan sekarang adalah menunggu.
"duh pasti ini agak lama, harusnya kita beli sesuatu dulu buat ganjel perut" hanni memasang ekspresi khawatir sedangkan minji hanya bisa tersenyum canggung.
"gue gapapa kok han, suwer ga bakal meninggal juga"
"ya emang lo ga bakal meninggal juga tapi takutnya nanti pingsan gimana"
"gapapa hanniii, udah biasa kok gue kayak gini"
"tapi lo kenapa nggak makan sih? engga dibiasain sarapan atau gimana?" jujur minji agak takut sekarang, hanni menanyakannya seolah-olah menginterogasi dengan raut muka serius.
"gue ga pernah sarapan"
"kenapa kok ga pernah? mual kah perutnya kalo makan pagi-pagi?"
"nggak sih, males aja kadang juga bikin ngantuk"
"berarti kalo sarapan pagi gitu sebenernya gapapa kan?"
"ya gapapa sih"
"sarapan itu penting lo ji, nggak baik kalo lo memulai hari dengan perut kosong itu"