bbangsaz fanfic
hanni yang lemah dalam pelajaran sejarah dan minji yang lemah dalam pelajaran ekonomi, mereka yang asing satu sama lain dengan terpaksa harus belajar bersama tiap sepulang sekolah.
! warn !
gxg
lowercase
published : february 5, 2023
...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
minji terus memikirkan kesalahan atau sesuatu yang dengan tidak sengaja ia perbuat hingga membuat hanni sama sekali tidak menggubris dan mengabaikannya.
minji bisa mendengar sullyoon, danielle, dan haerin sedang bergurau di belakang, berbeda dengan keadaannya dengan hanni.
kata hanni tadi ia kepanasan, maka minji secara suka rela berjalan lebih depan menghalangi hanni dengan badannya dari sinar matahari, agar hanni terselimuti oleh bayangan badannya dan tidak terkena panas yang menyengat.
minji terus berjalan seperti itu hingga mereka tiba kembali di sekolah. mereka berlima langsung mencari tumbler masing-masing yang dikumpulkan di satu tempat dan melepas dahaga.
"kalian habis gini mau langsung balik ke kelas?" tanya danielle, sullyoon menanggapi dengan anggukan karena masih ada air di mulutnya.
"kemungkinan sebelum ganti baju kita ke kelas bentar terus ngantin sih" jawab sullyoon dengan lebih jelas setelah berhasil menegak air minumnya.
"we should go together!" ujar danielle dengan antusias, minji terkekeh kecil melihatnya. tentu saja pandangan tersebut tidak lepas dari hanni, dan secara tidak sadar ia meremas celana panjang olahraganya.
mereka berpisah dan menuju ke kelas masing-masing sebelum bertemu kembali untuk pergi ke kantin bersama.
minji dan sullyoon mengambil dompet dan handphone mereka lalu menuju ke kelas ips 2, momen yang pas karena ketiga gadis itu juga keluar dari kelas mereka.
minji melihat hanni berjalan paling belakang, di depannya ada danielle yang menggandeng lengan haerin.
ia mengambil kesempatan itu untuk berjalan di samping hanni, tidak peduli dengan sullyoon yang berjalan sendirian, toh sohibnya itu pasti juga paham.
"masih panas?" bisik minji pelan, hanni tidak menoleh dan masih memasang raut juteknya.
"lo nyebelin" gumam hanni pelan, minji sangat bingung mendengarnya. apa yang dia lakukan sampai-sampai dituduh nyebelin?
namun aksi selanjutnya yang dilakukan hanni membuat minji terkejut dan makin bingung.
jantung minji serasa ingin keluar dan ia ingin salto di tempat ketika tiba-tiba hanni mengunci lengannya dengan kepunyaannya, dan memeluk erat lengan minji.
apa yang sebenarnya ada di pikiran hanni sekarang?
minji tidak bisa mengontrol ekspresi senangnya, pipinya memerah, ia sibuk mencari objek lain untuk dipandangi. kakinya lemas dan mleyot seperti pudding yang ia bawa dari rumah untuk dimakan mereka berdua tadi pagi setelah melahap spaghetti bolognese buatan hanni.
mungkin terlihat biasa bagi hanni (dilihat dari ekspresi wajahnya yang datar) namun bagi minji sungguh sangat tidak biasa. bayangkan kamu bergandeng lengan dengan orang yang kamu suka, akan terasa sangat gila.