Bab 3

7 1 0
                                    

Kini vania sedang bersiap siap untuk pergi bersama devano,vania hanya memakai celana panjang dan baju overseas

*Vania menerima telpon dari devano

'lu masih di mana sih lama banget,ini gw udh siap dari tadi'

'iya ini juga gw mau berangkat,lu jangn lupa bawa jaket,dingin'

'malam ini lagi gerah ege'

'yaudh terserah tapi kalo misalnya dingin jangan pake jaket gw'

Lalu devano mematikan telepon nya sepihak

"Dih,siapa juga yang bakal minjem jaket dia,pede bangt"gumam vania

Vania sedang menunggu devano sampai rumah nya,setelah menunggu sekitar 15 menit Vania di cht devano kalo devano sudah ada di depan rumahnya

"Lama banget,gw udah dari tadi nunggu njr"ucap vania

"Nih pake dulu helm nya"ucap devano

Setelah vania memakai helm vania langsung menaiki motor devano

kini devano dan vania sudah sampai di pasar malam

"dev gw mau permen kapas"ucap vania

"yaudah ayo"ajak devano

"mang mau satu yng ini mang"tunjuk vania pada salah satu bentuk permen kapas

Setelah permen kapas jadi vania minta devanon foto dengn permen kapas nya"dev dev sini pegang ini gw mau poto"suruh vania

"gamau gw malu"ucap devan

"ihh dev ayolah cepet"paksa vania

"yaudh deh iya"pasrah devano

"1....2....3"

cekrekk

"okeee,mana sini balikin permen kapas gw"ucap vania

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"okeee,mana sini balikin permen kapas gw"ucap vania

"lu mau apa lagi,mumpung gw mau traktir lo"ucap devano

"Emmm gw mau naik kora kora"kata vania

"Tapi naik nya bareng lo"lanjut vania heboh

"Dih ga ga,gw ga mau naik kora kora"sewot devano

"Ihh lu pasti takut yaa,masa cowo kya lo takut naik kora kora sihh"ucap vaniaa

"Gw tuh bukannya takut tapi gw mls aja naik kora kora"sewot devano

"Udh ah buru ayo naik"ucap vania sambil menarik tangan devano

Setelah beberapa menit mereka menaiki kora kor mereka pun akhirnya turun

"Hahahahaha sumpa gw ngakak banget liat muka lo tadi"ketawa vania

"Sumpah gw gamau lagi naik yang kya begituan cukup sekali dalam hidup gw naik yng kya gitu"ucap devano

"Hahahaha dri tadi tuh gw fokusnya ke muka lu trs njrr"vania

"Udh udh ah jngn di bahas"katw devano

"Cape gw dari tadi ketawa mulu,beliin minuman dong dev hehe"ucap vania cengengesan

"Ya nanti kita mampir ke supermarket dulu"ucap devano

Kini sudah jam 22.50 vania dan devano sedang berada di jalan mau pulng,devano berhenti dulu untuk ke supermarket

Pas vania sedang nunggu devano beli minuman handphone vania ada notif cht wa,chat itu dari Vanessa

Pas vania sedang nunggu devano beli minuman handphone vania ada notif cht wa,chat itu dari Vanessa

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Setelah devano keluar dari supermarket dia langsung mengasihkan minuman yng di minta oleh vania

"Nih minuman pesenan lo"ucap devano sambil menyodorkan minuman nya

"Oh ya makasih,dev ayo cept anterin gw pulang,gw udh di cariin bokap gw"ucap vania

Devano pun langsung mengendarai motor nya dengan kecepatan tinggi

Tidak butuh waktu lama untuk sampai di rumah vania

"Makasih ya dev untuk traktiran nya"ucap vania

"Iya sama sama"bls devano

"Gw masuk dulu ya"pamit vania

"Iya"ucap devano

Setelah vania masuk rumah vania di kejut kan dengn tamparan yang di berikan oleh aris papa nya vania dan Vanessa

PLAKK

"Di bayar berapa kamu sama om om di luaran sana,sampai jam segini baru pulang"bentak aris

"Cuihh kmu ini sangat mempermalukan keluarga kita saja,saya menyesal sudah melahirkan kamu"sinis Anita mama nya vania dan Vanessa bikin sakit hati vania

Vania hanya diam dapat perlakuan seperti itu dari orang tau nya

"Kamu di bayar berapa hah?!!!,ga cukup uang yang saya kasih tiap bulan?!!"bentak aria kembali

"Jaga ucapan papa,vania ga semurahan itu,vania tadi habis jalan jalan sama temen"tegas vania

"Dan vania ga minta di lahirkan oleh mama,vania cuma di titipkan oleh tuhan di dunia ini"lanjut vania

"Dasar anak kurang ajar"bentak aris

Bughh

Vania tersungkur karna Aris membogem pipi vania

"PAPAA!!"Teriak Vanessa yang menyaksikan perdebatan mereka

Vanessa langsung lari menuruni tangga dan menghampiri vania yang sudah tergeletak lemas di lantai

"Sayang kita ke kamar lagi yu"ajak anita pada Vaness

"Gamau Vanessa gamau Vanessa mau bantuin kak vania"berontak Vanessa

"Udh lu ke kamar aja gw gapapa"ucap vania bergetar

"Gw gamau kak"ucap Vanessa

"Ikuti kata gw"tegas vania

Akhirnya Vanessa pun pergi ke kamarnya bersama anita

JANGAN LUPA BANTU VOTE YAA
MAAF KALO ADA YANG TYPO🙏

MAKASIHHHH❣️❣️

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Mar 21, 2023 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

always compared by twinsTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang