Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

rencana

50 10 14
                                        

happy reading 💋

●●●

{CERITA SEBELUM NYA}

"Oh Iya! Gimana Kalau Kita Pindah Tempat Aja?! Kamu Mau Ke Mall Atau Ke-" Ucap Brian Terpotong."KE MALL!!" Sorak Irene Gembira Mendengar Sebuah Ajakan.

"Yaudah Iya Deh! Ice Cream Kamu Juga Udah Habis tuh."Tunjuk Brian Menunjuk Cup Ice Cream Irene Yang Habis Rak Tersisa,"AYUK! CEPATT!" Mereka Pun Beranjak Berdiri Dari Tempat Yang Mereka Duduki Untuk Menyantai.

"DOOORRRR!!!"
Teriak Seseorang Yang Sedari Tadi Berada Di Belakang Kursi Brian Dan Irene.

●●●

"AYAMMM KAKKK!!"" Teriak Irene Melompat Ke Arah Brian Yang Masih Tinggal Berdiri."Huh! Ternyata Kalian Disini, Brian Kamu Bilang Kamu Sibuk, Apa Kau Bohong Kepada Ku?" Tanya Nora. Seketika Brian Tercengut Takut Melihat Nora Yang Sudah Berkacak Pinggang."Loh Sejak Kapan Kamu Disini?!" Tanya Brian Mengalihkan.

"Loh Dia Siapa Kakak?!" Lanjut Irene Sambil Turun Dari Gendongan Brian."Hei Gadis Kecil Yang Manis, Jadi Ini Irene?!" Tanya Nora Kembali Dengan Tangan Yang Membelai Rambut Panjang Irene.

Dia Adalah Nora Audrey Eveline. Seorang Kekasih Muda Dari Seorang Brian, Nora Kini Menginjak Usia Nya Yang Ke Dua Puluh Dua Tahun. Nora Di Kenali Dengan Julukan "MAWAR HITAM" Nora Adalah Seorang Remaja Yang Ahli Dalam Perangan, Diri Nya Juga Sebagai Manners Di Sebuah Geng Mafia.

"Kapan Kamu Sampai Kesini? Bukan Nya Kamu Di Kota Honey?" Tanya Brian Menghampiri Nora Dan Mengajak Remaja Itu Untuk Duduk Bersama Nya."Aku Itu Pacar Nya Brian, Nama Kamu Irene Lorenza Kan?" Ucap Nora Tanpa Memperhatikan Brian Yang Terus Membelai Rambut Nya.

"Hmm.. H-honey, Kam-" Ucap Brian Terpotong."Iya Kakak Cantik, Aku Itu Irene Lorenza. Panggil Aja Irene Yah" Ucap Irene Memotong Pembicaraan Brian."Honey Kam-".

"Iya, Jadi Kamu Ngapain Disini Gadis Kecil?" Tanya Nora Kembali, Diri Nya Sengaja Agar Brian Panas Melihat Nya."Hmm Aku Tadi Jalan Jalan Bareng Kak Brian, Terus Aku Tadi Makan Ice Crea-" Cicit Irene Menghitung Semua Kegiatan Nya Di Taman.

"Shutt! Diam Hehe, Dari Pada Kamu Disini Terus. Mending Kamu Ikut Aku.. Hmm Enak Nya Kemana Yah Gadis Kecil?!"Tanya Nora Memikir Keras.

"Hmm, Ke Mall Aja Kakak! Aku Mau Main Di Timezoon Soal Nya Hihii" Cicit Irene Mendapat Kan Jawaban Dari Kepala Nya."Yaudah Meluncurr!!" Pekik Nora Berjalan Duluan Memegang Irene Dengan Tangan Telunjuk Nya.

Dari Kejauhan, Terdapat Seorang Pria Dengan Berwajah Lesu Terus Menatap Punggung Seorang Remaja Dan Gadis Kecil Yang Ia Pegang."Dia Marah?" Tanya Brian Pada Diri Nya.

"Tau Deh, Palingan Juga Dia Kembali Hahaha" Tawa Brian Beranjak Dari Tempat Duduk Nya Dan Melangkah Pergi.

●●●

"Kamu Tahu Nak?! Ada Seorang Ibu Yang Rela Membunuh Suami Nya Hanya Karena Ingin Mendapat Kan Semua Aset Perusahaan Milik Suami Nya" Ujar Seorang Pria Paruh Baya."Siapa?!" Tanya Seorang Remaja Yang Sedang Duduk Di Sofa Single Dengan Kaki Yang Menyilang"

"Yang Ayah Dengar, Kematian Suami Nya Cukup Tragis Dan Mengerikan" Jelas Nya."Tempat Kejadian Nya Di Mana? Apakah Dekat Perusahaan Tempat Ku Yah?" Tanya Remaja Itu."Bukan, Tempat Perusahaan Mu Bahkan Jauh. Tempat Nya Ialah Di Sebuah Gang Kecil Kecil Lan.

"Hmm Apakah Salah Satu Orang Yang Ku Kenal?!" Tanya Nya Lagi."Kenapa Kau Terlihat Panik Hingga Jidat Mu Terlihat Keringat Dingin, Apa Kau Terkejut Dengan Kejadian Nya?! Huh Seharus Nya Kamu Senang Dengan Peristiwa Ini, Karena Dengan Cepat Ayah Juga Akan Mengambil Sebagian Aset Korban Nya"

Dea Frayansa Cloudy Merupakan Seorang Anak Direktur Perusahaan Victor, Victor Sendiri Adalah Sebuah Perusahaan Ternama Di Kota Tersebut.Victor Merupakan Perusahaan Terbesar Nomor Dua Setelah Perusahaan Sirley Nomor Satu. Dea Adalah Seorang Remaja Yang Berusia Dua Puluh Tahun, Diri Nya Dikenali Sebagai "KUCING LIAR" Dea Juga Adalah Seorang Sahabat Dari Nora. Dea Memiliki Seorang Ayah Yang Bernama "JUANDA FRAYANSA"

"Hmm Baiklah, Tapi Jika Ayah Mendapat Kan Aset Tertinggi Nya. Jangan Melupakan Seorang Dea?!" Bisik Dea.

"Ya Ya Baiklah. Kau Boleh Pergi Shopping Sekarang" Ucap Nya Mengambil Segelas Cangkir Ber isi Minuman Kopi Hangat Dan Dengan Perlahan Ia Menyeruput Kopi Itu.

Dea Menganguk Kan Kepala Nya Dan Beranjak Berdiri Membawa Langkah Nya Keluar Hingga Pas Di Depan Pintu Ruangan Yang ia Masuki."Sebuah Aset Perusahaan Sirley?! Sirley Tak Akan Memberi Kan Aset Tertinggi Nya Kecuali Jatuh Ke Tangan Chalotte, Apa Charlotte Merencanakan Sesuatu Untuk Mendapat Kan Aset Tertinggi Sirley?!"

"Jika Aset Tertinggi Sirley Jatuh Ke Tangan Pak Tua, Rencana Ku Akan Gagal Dratis! Untung Gw Taru Rekaman" Smirk Dea Kembali Melangkah Ke Arah Tujuan Nya.


TBC

IRENE&AYZELCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang