Collegiate School

27 6 3
                                        

happy reading 💋

●●●

AL-MOURA  HIGH  SCHOOL (MHS)

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

AL-MOURA  HIGH  SCHOOL
(MHS)

Saat Brian Dan Irene Memasuki Tempat Tujuan Nya, Terlihat Bangunan Dengan Nuansa Putih Cream Dan Merah Maron Sebagai Pondasi Warna Gedung.

Irene Mendongak Kan Kepala Nya Ke Arah Gedung Yang Bertingkat Empat Hingga Di Atas Nya Terdapat Rooftop Siswa Siswi."Tikus, Apakah Itu Sekolah Ku?" Tanya Irene Terpaku.

"Memang Nya Sekolah Mu Di Mana Lagi? Gimana Sekolah Nya? Bagus Bukan?" Tanya Brian Balik."Bagus! Aku Suka"

Brian Dan Irene Melangkah Kan Kaki Nya Hingga Masuk Pada Pintu Utama Gedung, Saat Mereka Masuk Mereka Di Sambut Hangat Oleh Kedua Pengawal Yang Berjaga Di Pintu Utama.

"Ada Yang Bisa Saya Bantu Pak?" Tawar Ramah Salah Satu Pengawal Itu."Betul, Saya Ingin Ke Ruangan Pendaftaran Sekolah" Ucap Brian.

"Baik Pak, Boleh Ikuti Saya Sekarang" Ujar Nya."Hai Gadis Manis" Puji Salah Satu Dari Pengawal.

"Hai" Sapa Irene Tersenyum. Brian Dengan Cepat Mengikuti Arah Dari Pengawal Itu, Di Ikuti Juga Dengan Irene Yang Berada Di Belakang Nya.

Saat Mereka Sampai Di Depan Pintu Yang Tertulis RUANG PENERIMA DAFTAR/TAMU Brian Mengetuk Pintu Tersebut Hingga Seseorang Dengan Cepat Membuka Gagang Pintu Itu Dengan Tersenyum Ramah Menyambut Kedatangan Brian Dan Irene.

"Silahkan Duduk Pak" Ujar Seorang Pria Yang Merupakan Kepala Sekolah. Brian Menganguk Kan Kepala Nya.

Kepala Sekolah Itu Mengerut Kan Kedua Kening Nya. Ia Melihat Muka Brian Yang Tak Asing Bagi Nya Hingga Diri Nya Membuka Suara."Brian?" Ucap Nya.

Brian Yang Mendengar Nama Nya Di Panggil Melihat Ke Arah Pria Itu. Brian Terdiam Sejenak Mengamati Seluruh Wajah Pria Paruh Baya Itu."P-pak Elvano?" Ujar Brian.

"Iya! Ini Om, Kamu Masih Ingat Bukan?" Tanya Elvano.
Brian Menganguk Kan Kedua Kepala Nya Ia Beranjak Memeluk Pria Itu."Hampir 12 Tahun Kita Tidak Ketemu Kembali, Sekarang Tuhan Menemukan Kita Lagi" Ucap Elvano Terharu.

"Kabar Om Bagaimana?" Terisak Brian Di Dalam Dekapan Elvano"

Elvano Gandendra, Seorang Sepupu Dari Seorang Adik Kakak Yaitu Ash Dan Alvin. Elvano Dulu Nya Menjadi Orang Yang Berada, Hingga Saat Ini Ia Sekarang Memiliki Salah Satu Sekolah Dengan Status Termewah Dan Terlihat Mahal Dari Sisi Fasilitas Nya. Elvano Sekarang Sudah Menjadi Orang Yang Berumur Dan Tak Lama Lagi.

Brian Kemudian Melepaskan Dekapan Nya Dari Elvano."Om Kemana Saja?" Tanya Brian.

"Om Selama Ini Ada Di Negara Indonesia, Om Dulu Nya Kuliah Dan Cari Kerja Sampingan Di Indonesia. Sebelum Kuliah,  Om Punya Saham Peninggalan Orang Tua. Jadi Disitu Penghasilan Om Mulai Ada Sedikit Jadi Sekalian Cari Kerja Sampingan Di Indonesia" Jelas Elvano.

"Tapi Aku Tidak Ketemu jejak Om Sama Sekali?" Ujar Brian Bingung."Oh Jadi Selama Ini Kau Stalker Ke Aku?" Tanya Elvano.

"Hehe Yaa Lepas Rindu Mungkin?" Sahut Brian Tersipu."Ah Sudalah Lupakan Itu, Jadi Untuk Apa Kau Kesini?"

"Hmm Untuk Daftar Sekolah Om" Jawab Brian."Wah Kau Sudah Punya Anak? Apa Itu Anak Mu?" Tunjuk Elvano Melirik Ke Arah Irene Yang Me ngisap Lolipop Sedari Tadi.

"Ah Om Jangan Bercanda, Aku Saja Belum Menikah Haha" Tawa Brian Geli. Elvano Mengerut Kan Kening Nya Sejenak."Kenapa Kau Belum Menikah? Apa Belum Punya Pasangan?" Tanya Elvano.

"Udah Punya, Tapi Belum Siap Aja Om Hehe" Jawab Brian Tersenyum Malu."Aish Begitu Yah, Yasudah Jadi Itu Anak Siapa?" Tanya Elvano Kembali.

"Ini Anak Nya Om Alvin, Dia Irene Gadis Cilik Umur Tujuh Tahun" Jelas Brian. Elvano Kemudian Berpikir Keras Untuk Mengingat Sebuah Nama Yang Di Ucap Brian Tadi. Brian Yang Mengerti Bahwa Om Nya Elvano Tak Mengingat Bahwa Siapa Seorang Alvin Menggeleng Kan Kepala Nya.

"Om, Alvin Argantara Itu Anak Nya Jordan Algantara. Dan Alvin Punya Kakak Yang Nama Nya Ash Dan Ash Itu Ayah Aku" Jelas Brian."Ouh Hahaha Begitu Yah, Maaf Om Melupakan Nya"

"Sudah Ah Om, Brian Mau Daftar" Ngeluh Brian."Eits Tunggu Dulu, Jadi Anak Itu Anak Nya Siapa?" Tanya Elvano Kembali.

Brian Melirik Ke Arah Irene Yang Sibuk Mengisap Permen Nya Yang Mulai Menipis."Irene Anak Nya Om Alvin Om Astaga"  Ucap Nya Menepuk Lembut Kening Nya Lalu Beralih Kembali Ke Arah depan.

"Aah Begitu Yah Haha, Baiklah Aku Mengerti Sekarang. Jadi Kapan Kau Akan Daftar?" Ujar Elvano."Sekarang Saja Om"

"Baiklah, Kau Di Terima" Sahut Elvano. Sontak Membuat Brian Terkejut."B-Baiklah. Untuk Fasilitas Sekolah Nya?" Tanya Brian."Nanti Sekretaris Ku Akan Menunjukan Kelas Irene. Dan Seragam Sekolah Nya, Serta Semua Fasilitas Sekolah.


TBC

IRENE&AYZELTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang