Bab 1

476 36 3
                                    

Pagi ini seharusnya pagi yang indah bagi farel,namun tak khayalan pagi ini menjadi pagi yang buruk hanya karena temen farel menelpon nya di saat farel masih tidur di pagi yang cerah ini

farel bangun dari tidur nya dengan kesal lalu mengangkat telpon itu

Tut

"kenapa"kesal farel dengan suara serak khas orang baru bangun tidur

"BANGSAT LO DI MANA,INI UDH JAM BERAPA ANJING" teriak orang di sebrang sana

"stt,berisik,kenapa?"tanya farel santai 

"kita udh di depan rumah Lo,emang Lo ga sekolah?"tanya orang di sebrang sana

farel yang tadi nya masih mengumpulkan nyawa langsung sadar seratus persen

"anjing sabar,5 menit gue udah siap" ucap farel dan langsung mematikan telpon nya

farel langsung lari masuk ke kamar mandi dan langsung melaksanakan ritual mandi nya

selang 5 menit farel sudah siap dengan seragam nya dan langsung lari tergesa gesa ke depan rumah nya

"ayok"ucap farel ke temen temen nya

"lo ga bawa motor?"tanya gavin

"gak,lagi malas bawa,gue numpang sama lo ya"ucap farel sambil mengeluarkan jurus puppy eyes nya

"dih,ga menerima beban"ucap gavin dengan wajah tengil nya

"ya udah gue numpang sama leo aja"ucap farel dan langsung menaiki motor leo tanpa seijin leo,leo sendiri yang natobe nya orang yang sabar and dewasa cuman bisa diam

" berangkat"singkat yolan dan dapat anggukan dari mereka semua

mereka langsung menancap gas menuju sekolah mereka

selang 20 menit akhir nya mereka sampai di sekolah,untung saja mereka tidak terlambat

sesampai nya di parkiran mereka langsung turun dari motor dan langsung menuju kantin karena mereka semua tadi tidak ada sarapan

sesampai di kantin mereka langsung memesan makanan

"kalian mau apa,biar gue yang pesan"ucap gavin

"gue bakso"ucap farel

"sama kan aja sama farel"ucap leo dan dapat anggukan dari gavin

"lo?"ucap gavin pada yolan

"sama"singkat nya,gavin haya mengaguk anguk kan kepala nya dan langsung pergi untuk memesan

tak lama gavin datang dengan 2 mangkuk bakso di tangan nya dan juga ada orang di belakang nya juga membawakan 2 mangkuk bakso juga,mungkin orang itu membantu gavin membawakan bakso mereka

Gavin meletakkan satu mangkuk bakso nya tadi di depan yolan dan orang yang tadi membawa 2 makuk bakso juga meletakkan nya di depan farel dan leo,mereka langsung memakan bakso nya dengan tenang

sehabis makan mereka langsung pergi setelah membayar,jika kalian mengira mereka masuk ke kelas itu salah,tapi mereka pergi ke gudang untuk membolos

tapi belum sempat mereka memasuki gudang itu suara seseorang menghentikan mereka

"HEY,KENAPA KALIAN ADA DI SINI"ucap seorang guru

"pake nanyak,ya tentu bolos lah pak"ujap farel

"anak ini"geram guru itu hendak ingin menangkap farel tapi mereka semua lebih dulu melarikan diri

"ANAK NAKAL JANGAN LARI"teriak guru itu dan segera mengejar mereka  ber 4
.
.
.
.
.

Di lain tempat seorang dengan paras tampan nya sedang duduk dengan angkuh sambil membaca data" yang di beri tangan kanan nya tadi

"farel bramasta,anak semata wayangnya dimas bramasta dan yeri bramasta,sekolah di SMAS jh.smith,berumur 17 tahun" baca pria itu

"malv"panggil nya

"iya tuan"jawab malv

"bukan kah Dimas bramasta bekerja di perusahaan ku? dan pernah meminjam uang dari perusahan ini?"tanya pria itu panjang lebar

"iya tuan,dimas pernah meminjam uang dari perusahaan ini sebanyak dua ratus juta"jawab malv

"berapa bunga yang ia janjikan"tanya nya lagi

"lima puluh juta tuan"jawab malv

"hm,nanti sore kau tagih utang nya,jika dia tidak punya uang minta putra semata wayangnya sebagai ganti nya"ucap Jhonatan dengan seringai nya

"saya yakin dia tidak punya uang,jadi dia akan terpaksa menyerah kan putra nya sebagai ganti nya"ucap nya lagi

"baik tuan"ucap malv

"jika saya tidak di butuh kan lagi,saya ijin undur diri dari sini tuan"ucap malv dan dapat angukan dari Jhonatan

sehabis malv keluar dari ruangan itu Jhonatan mengambil foto kecil yang ada di data yang di beri malv tadi 

"sangat manis"gumam nya sambil memperhatikan foto itu

"kurasa aku benar benar gila karena mu dear,melihat foto mu saja aku sampai senyum senyum sendiri,kau berhasil membuat ku jatuh hati pada mu"ucap Jhonatan

.
.
.
.
.
.

setelah berhasil lolos dari guru yang mengejar 4 sekawan tadi,farel dan temen" nya memutuskan buat nongkrong di kantin luar sekolah nya

"gila jancok,capee huff"ucap gavin sambil mengatur nafas nya

"lemah"sahut yolan yang berada di samping

gavin yang mendengar itu sontak melotot kan mata nya dan menatap yolan kesal"ckk,diam,lo tu ga di ajak"ucap gavin yang tadi nya duduk di samping yolan, langsung pindah ke samping leo

"baperan"ucap yolan lagi tapi tidak di pedulikan gavin

"udah ah gue haus,pesen minuman gih sana vin"ucap farel pada gavin

"dih ogah anjg,gue lagi capek baru duduk juga"kesal gavin sambil menatap farel sengit

"ribet"ucap leo, setelah nya langsung teriak "MANG ES TEH NYA EMPAT YA"teriak leo yang membuat ke tiga temen nya reflek tutup telinga

"OKE DEN"teriak mang eko juga

"anjir, telinga gue"kesal gavin yang berada di samping leo,Leo yang mendengar juga bodo amat,siapa suruh dia duduk di samping nya

tak berselang lama minuman mereka datang dan tentu langsung di minum rakus oleh duo monyet(gavin and farel)

tak terasa jam sudah menunjukkan pukul empat yang artinya sudah sore,dan empat sekawan itu langsung pulang ke rumah masing"

.
.
.
.
.
sesampai nya di rumah farel terkejut karena di halaman rumah nya banyak sekali mobil pertanda ada tamu,tapi siapa tamu itu pikir farel,karena seingat nya jika itu keluarga jauh nya yang bertamu pasti tidak ada yang pake mobil semewah itu

tidak mau terlalu penasaran farel langsung masuk ke rumah dan betapa terkejutnya ia karena melihat banyak sekali pria berbadan kekar dan berbaju serba hitam,dan tunggu! apa itu pikir farel,bunda nya menangis? karena apa!!

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Jul 27, 2023 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

JHONATHAN OBSESSIONTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang