BAB 4

982 90 1
                                        

Sudah 1 minggu Chika koma dan belum sadar

"Pa Chika kenapa belum bangun bangun" tanya Shani

"Kamu tenang aja sayang kakak kuat, kakak bakal sembuh kok" jawab Gracio sambil menenangkan Shani

Shani yang sedang memegang tangan Chika, tiba tiba jari Chika bergerak sontak Shani kaget

"Kak bangun kak, ini mama" panggil Shani

Chika yang mendengar itu pun perlahan membuka matanya "ma" hanya itu yang bisa Chika katakan

Shani pun memanggil dokter

"Chika sudah semakin membaik dari sebelumnya, tapi harus tetap dipantau"

"Iya dok" jawab Shani

"Kakak gimana udah enakan belum" tanya shani

"Udah kok ma, tapi aku ngga tau ini dada ku sesek banget"

"Iya sayang karna obat itu jantungmu jadi lemah"

Chika mendengar itu pun kaget tetapi ia hanya bisa memendamnya

"Maafin kaka ma udah bikin mama sama papa susah, kaka di sini cuma jadi parasit aja ma, kenapa mama sama papa masih mau selamatin aku, biarin aku mati ditangan mereka ma" ucap Chika sambil memeluk Shani

"Kenapa kaka ngomongnya gitu mama ngga suka, kaka bukan parasit kaka itu anak mama sama papa jadi wajar kita sayang sama kakak" ucap Shani sambil menenangkan Chika

"Makasi ma udah selalu ada buat kakak" ucap Chika sambil mempererat pelukannya

"Iya sayang, oh iya sekolah mu gimana udah hampir 2 minggu ngga berangkat kan apa mau homeschooling aja?" tanya Shani

"Engga ma aku suka suasana di sekolahan banyak temen" jawa Chika

Chika belum bisa mengasihtau kepada ortunya bahwa yang menculiknya selama ini adalah teman kelasnya sendiri

Ketika Chika sudah sampai di rumah ia lupa bahwa selama ini telah meninggalkan hp nya terlalu lama

"Oh iya aku lupa kalo aku punya hp"  gumam Chika sambil menepuk dahi nya

"Aldo? dia ngapain chat gue sebanyak ini"

"Ko gue ngerasa gue udah nyaman sama tu orang ya (Aldo), apa ini yang namanya cinta? tapi gue masih trauma dengan masa lalu gue" batin Chika

"Apa gue coba buka hati lagi ya, gue lihat lihat Aldo juga tulus orang nya, sayang banget kalo gue sia sia in " batin Chika sambil tersenyum

Hari dimana Chika kembali bersekolah pun tiba, kali ini dia memberi kesempatan Aldo untuk menjemputnya tetapi meminta ijin dulu dari mama sama papa

"Lama banget sih lo do" ucap Chika sambil marah

"Iye maaf tadi ada kendala, mana nyokap bokap lo biar gue minta ijin" tanya Aldo

"Emang lo berani?" tanya Chika balik

"Ngapain gua udah sampe sini tapi kaga berani, udah buruan ege telat ini nanti"

"MAMA PAPA INI ADA YANG CARIII" teriak Chika yang amat keras

Aldo yang mendengar itu langsung menutup kedua kuping nya "Woi lo bisa santai ga sih, pecah ini nanti gendang telinga gua"

"Yaelah kelamaan kalo pelan"

Shani dan Gracio mendengar itu kaget ada langsung menuju sumber suara

"Ada apa kak kok teriak teriak" tanya Gracio

"Lho ini kan yang nabrak kakak di sekolah waktu itu" tanya Shani kaget

"Hehe iya tan ini saya Aldo, kedatangan aku di sini buat minta ijin barengin Chika ke sekolah, boleh ka  om tante?" ucap Aldo dengan nada sopan

SUN (DelChik)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang