Yora dan Hee Jun sampai di markas Demons saat malam Yora langsung turun tanpa melepas helmnya dan beranjak untuk ke motornya tapi di tahan oleh Hee Jun
Yora memberikan tatapan bertanya tapi bukan menjawab Hee Jun malah menarik Yora ke pelukannya dia memeluk Yora erat seakan enggan untuk melepaskannya
Lemah, gini doang lo langsung luluh sama gue— batin Yora
"Hee Jun . . " panggil Yora reflek Hee Jun menjauhkan badan Yora guna menatap cewek itu
"Hm?" jawabnya sambil membuka kaca helm Yora
"Gue harus pulang bang Hyunsuk udah nyariin" ucap Yora
"Iyaa sorry sorry gue kelepasan" ucap Hee Jun lemah dia sebenarnya tidak rela membiarkan Yora pergi lagi darinya
"Gue mau selesaiin masalah masalah ini dulu kalo emang lo dan anak Demons nggak terlibat maybe I can give you a second chance" ucap Yora manis sekali di tambah senyumnya yang semakin menambah tingkat kecantikannya
Yang melihat di layar monitor pun sempat tidak menyangka Yora bisa berakting seperti ini
"waduhhh manis manis, manis bangetttt omongannya kalo gue jadi Hee Jun udah pasti ngira di Yora beneran ngasih harapan" ucap Junkyu
"Iya buset dah kalah tuh gombalannya bang Yedam" Doyoung
"Second chance iya second chance masuk penjara wkwk" Haruto
"Mulut lo To tapi ada benernya juga" Yoshi
Sesuai dugaan Junkyu Hee Jun juga mengira Yora serius mengatakan itu hingga membuatnya akan melakukan apapun agar Yora kembali padanya
"Gue jamin Demons nggak ada hubungannya sama masalah masalah ini" ucap Hee Jun meyakinkan yang membuat siapa saja pasti percaya tapi tidak untuk Yora
"I be back tomorrow" ucap Yora sebelum akhirnya benar benar meninggalkan Hee Jun untuk naik ke motornya tapi sebelum meninggalkan markas Demons dia memencet tombol perekam di ponselnya untuk menyalakan perekam yang dia pasang pada Hee Jun
Yora pun pulang ke rumahnya tugasnya hari ini benar benar banyak dia masih harus mendengarkan hasil rekaman yang di rekam oleh alatnya itu sedangkan 2 anak Anogi yang di suruh Karina itu dia tidak mengikuti Yora tapi tetap stay disana untuk mengawasi dan mengambil bukti bukti lain dari pergerakan anak Demons ntah kenapa Karina dan Yora sekarang satu pikiran mereka berpikir pasti ada yang akan di lakukan Demons dan Hee Jun malam ini
•••
Saat sampai di rumah ternyata sudah ada Karina, Ningning, Giselle, Minjeong, Hyunsuk Jihoon dan Asahi tapi ada satu orang yang membuat Yora terkejut dengan adanya Nadine disana
"Gue pu— kok?" ucap Yora terkejut mendapati Nadine yang di apit Giselle dan Minjeong tersenyum padanya
"Dek lo nggak papa kan?!!" Jihoon langsung menghampiri Yora membalik balikkan tubuh adik sepupunya itu
"Kak astaga gue nggak papa anjir" ucap Yora menghentikan aktivitas Jihoon
"Syukur deh" Jihoon lega dan ingin memeluk Yora
"Ett wait wait, gue mandi sama ganti baju dulu baru lo boleh deh peluk peluk gue" tahan Yora
"Buang aja bajunya Mel ntar gue beliin baru" ucap Hyunsuk
"Weh anjir gue kira boongan tadi kalo di suruh buang ternyata beneran dong" Giselle
"Kenapa di buang?" tanya Yora
"Bekas nempel mantan lo jadi buang aja anggep sekalian buang sial" ucap Hyunsuk
"Pedes njir mulut lo bang" Jihoon
KAMU SEDANG MEMBACA
Presiden Mahasiswa
Fanfic[END] "Jauh jauh deh lo jangan deket deket! gue nggak mau ya malah makin di gosipin pacaran sama lo ogah banget!" Yora "Dari pada kita di gosipin pacaran mending kita pacaran beneran aja" Asahi 'gila gue lama lama ngadepin Hamada Asahi'- batin Yora ...
