Part 36 : Balas Budi

121 8 0
                                        

bismillah

Ting tong ting tong
Masih ada orang kah disini?

Ternyata hampir setahun ya aku ga sapa kalian... maaf :(

Buat kalian yang masih nunggu cerita ini makasih banyak, wopyu <3

Tapi kalau emang udah ga ada yang baca gapapa, aku tetap mau cerita ini tamat dan abadi di wattpad.

So.. Happy Reading!

🌷🌷🌷🌷

Dorrr

"Ratu." ujar Alvaro terkejut melihat kejadian yang barusan saja terjadi.

Sedangkan Nino serta yang lain terdiam melihatnya.

"Sayang, hey kamu dengar aku kan? Kamu tahan ya kita kerumah sakit sekarang." ucap Alvaro panik.

"Fya maafin abang, kamu adek abang yang kuat, abang mohon bertahan."

Ratu tak mampu membalas ucapan suami serta abangnya. Ia hanya mampu merintih ke sakitan. Hingga perlahan penglihatannya mulai kabur, dan setelahnya hitam semua.

Orangtua Ratu serta Alvaro berjalan cepat setelah melihat anak-anaknya yang terduduk depan ruang UGD.

"Alvaro, Nino bagaimana keadaan Ratu?" Ujar Sarah tak sabar ingin tahu keadaan putrinya.

Alvaro terdiam, sedangkan Nino langsung beranjak memeluk Sarah dan menangis dengan terisak.

"Mah, maaf hiks maaf Nino ga bisa jaga Fya dengan baik." ujar Nino dengan terisak-isak.

"Ini semua salah Nino, coba dulu..."

"Sssttt udah, kamu ga boleh bicara seperti itu, yang lalu ga perlu di ingat, yang terjadi sekarang cukup jadi kan pelajar." ucap Devan coba menenangkan anak dan istrinya.

"Mamah juga jangan nangis terus, yang bisa kita lakukan saat ini hanya berdoa agar ratu baik baik saja." ucap Devan lagi.

Sarah hanya mengangguk dalam pelukkan Nino.

"Benar apa yang di bilang papah Devan." sahut Faris.

Semuanya terdiam, dan berdoa semoga kondisi Ratu baik-baik saja. Tak berselang lama dokter keluar membuat semua menghampiri nya.

"Dokter bagaimana kondisi istri saya dok."

"Dok gimana keadaan anak saya."

"Dokter bagaimana keadaan teman saya."

Dokter tersebut tersenyum kecil menatap beberapa orang di hadapannya.

"Alhamdulillah Pasien dalam kondisi baik dan stabil. Tidak ada cedera serius akibat tembakan, namun akan terus kami pantau untuk memastikan tidak ada komplikasi lebih lanjut."

Semua menghela nafas lega mendengar nya.

"Namun, terkait kehamilannya, kami harus menyampaikan bahwa pasien mengalami keguguran."

ALRA [RatuKiesha DJS]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang